oleh

Excavator Tabrak Baliho di Simpang Pemda Babar

 33 total views

BANGKA BARAT — Satu unit tronton membawa excavator atau biasa disebut PC, secara tidak sengaja menyenggol baliho di depan pintu gerbang Pemda Bangka Barat hingga roboh ke jalan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu ( 23/6 ) malam sekira pukul 23:00 WIB.

Kejadian itu sempat mengganggu lalu lintas di sekitar lokasi, namun pihak Lantas dengan cepat melakukan pengamanan sehingga situasi kembali normal.

Kasat Lantas Polres Bangka Barat, IPTU R.T.A Sianturi menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan tronton berikut PC-nya ke Kantor Sat Lantas malam itu juga.

Pihaknya pun telah menangani perkara itu sesuai prosedur. Pemilik kendaraan harus bertanggung jawab atas kerusakan baliho milik Pemda Bangka Barat tersebut. Sianturi memperkirakan, kerugian akibat laka tersebut sekitar Rp. 30 juta.

” Mereka harus ganti rugi atau sesuai dengan mediasinya karena itu kecelakaan material, artinya tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, berdasarkan Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009, Pasal 310 ayat 1 yang berbunyi setiap kecelakaan mengakibatkan kerugian material bisa di mediasi. Sudah kita amankan, SIM, STNK dan kendaraannya,” jelas Sianturi di ruang kerjanya, Kamis ( 24/6 ).

Menurut keterangan yang didapat Polisi dari masyarakat di sekitar TKP, papan baliho atau reklame itu sudah agak keropos dan posisinya sudah agak turun, sehingga tersenggol bagian atas PC hingga roboh ke jalan.

” Kita lihat di lapangan memang ada juga karat lah karena sudah beberapa tahun, jadi itu agak melengkung kebawah sehingga tersenggol alat berat yang lewat dibawahnya,” jelas Sianturi.

Dia menambahkan, kemungkinan karena malam hari, pengemudi tronton tidak melihat baliho tersebut sudah agak melengkung ke bawah. Menurut pengemudi, mereka sudah sering melewati jalan tersebut, namun selama ini aman – aman saja.

” Karena itu malam hari, jadi mereka tidak memperhatikan sudah agak melengkung sedikit. Kalau biasanya mobil mereka sering lewat, mereka juga heran, kok sebelumnya bisa , kok ini nyangkut,” ujarnya.

Menurut Sianturi, tronton nahas pengangkut PC itu berasal dari Palembang hendak menuju ke Pangkalpinang. Terdapat 4 orang di dalam tronton tersebut, termasuk pengemudi dan operator. Mengenai siapa pemilik alat berat tersebut, pihaknya masih akan mendalami. ( SK )

News Feed