oleh

Fariz Oktan Jabat Kepala Cabang Kejari Bangka di Belinyu

BANGKA — Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Cabang Kejaksaan Negari Bangka di Belinyu dari Dede Muhammad Yasin, kepada Fariz Oktan, pada Selasa (19/11/2019).

Jeffri, selaku Kepala Kejaksaan Negeri Bangka mengatakan, terimakasih kepada Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bangka di Belinyu yang akan dimutasi menjabat Kasi Pidsus Kejari Kota Palembang.

“Terimakasih kepada Pak Dede, yang sudah bekerja demi kejayaan kejaksaan di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Bangka di Belinyu. Saya tahu apa yang sudah dikerjakan Pak Dede itu, sampai dengan saat ini tergolong baik bahkan sangat baik, karena tidak ada sesuatu yang muncul sebagai gejolak negatif di Belinyu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, apa yang sudah dikerjakan Kacab yang lama sudah baik, namun perlu di tingkatkan lagi karena akan menghadapi wilayah Ibu Kota Provinsi yang kemungkinan mempunyai dinamika yang lebih tinggi dibandingkan tempat yang lama.

“Apa yang sudah dikerjakan Pak Dede di sini mengerjakannya di daerah penempatannya nanti, mungkin perlu ditingkatkan lagi nanti di Palembang, dimana Pak Dede sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, karena di situ merupakan Ibu Kota Provinsi, tentu mempunyai dinamika yang lebih tinggi dibandingkan dinamika kerja yang ada di Belinyu. Tetapi melihat kualitas, integritas dan semangat Pak Dede, saya sangat percaya mungkin Pak Dede perlu beberapa saat untuk menyesuaikan diri,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, untuk Kacab yang baru untuk selalu mengkomunikasikan semuanya, supaya tidak ada miskomunikasi antar pegawai.

“Dan untuk Kepala Cabang Kejaksaan di Belinyu yang baru, saya kira sudah dikomunikasikan semua, karena jaksa itu tidak ada istilah belajar, jaksa itu tiba saatnya semua harus jalan. Ketika jaksa sudah masuk di lingkup yang baru, maka dia akan asing karena dia orang baru. Tetapi soal tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan maka semuanya harus sama, spirit kita tetap sama, spirit kejaksaan untuk mendorong sehingga ada dampak terhadap kejaksaan, perbaikan kejaksaan di masa-masa yang akan datang,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, mutasi merupakan hal yang biasa dalam birokrasi dan harus diterima dengan suka maupun duka karena sudah sesuai dengan sumpah jabatan pada saat di angkat menjadi pegawai.

“Soal mutasi, ini merupakan hal yang biasa dalam birokrasi di kejaksaan, saya pastikan akan merasakan dan menikmati suka duka ketika dia menerima SK mutasi karena itu merupakan sumpah janji jabatan kita pada saat kita diangkat, kita bersedia ditempatkan dimana saja di negara Republik Indonesia termasuk diwilayah-wilayah,” demikian Jeffri. (Mg/2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed