Gandeng PTSDP Palembang, Dishub Bateng Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat

HEADLINE224 Dilihat

BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui ini Dinas Perhubungan, bekerja sama dengan Politeknik Transportasi Sungai Danau Dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang, menggelar Pendidikan Dan Pelatihan Pemerdayaan Masyarakat Tahap II Tahun 2019, di Hotel Grand Vella Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Kamis (18/04/2019).

“Peranan nelayan di daerah pesisir sangat terasa pentingnya, karena menjadi salah satu motor penggerak ekonomi. Seperti yang kita tahu, Bangka Tengah memiliki luas kurang lebih 2.279,11 kilometer persegi, yang mana 5 dari 6 Kecamatan memiliki garis pantai, dan sektor perekonomian di industri pengolahan perikanan sangatlah penting,” tutur Bupati Bangka Tengah, H. Ibnu Saleh dalam sambutannya pada saat membuka Diklat tersebut.

Dilanjutkan Ibnu Saleh, untuk mendukung itu semua pemerintah memberikan dukungan penuh dalam memberdayakan masyarakat terutama nelayan, dengan memberi pembekalan ilmu dan keterampilan.

“Semua telah diamanatkan UU RI No 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran terkait Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan, Saya berharap pembekalan yang dilaksanakan ini bisa menjadi bekal ilmu pengetahuan, dan bisa menambah keterampilan masyarakat di Bangka Tengah,” tuturnya.

Dirinya juga mengapresiasi atas dilaksanakannya acara ini, dan berterima kasih kepada Poltektrans SDP Palembang, yang telah memilih Bangka Tengah sebagai tempat diselenggarakannya acara ini.

“Semoga kegiatan ini dapat memberi dampak yang baik untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, dan bekal ilmu yang bermanfaat serta besar. Harapan kami kegiatan ini dapat dilaksanakan berkesinambungan di Kabupaten Bangka Tengah,” ucapnya.

Sementara itu Kabid Perhubungan, Fani Hendra Saputra mengatakan, Pendidikan dan pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Transportasi dan Kewirausahaan Tahap II ini, diikuti 510 warga Bangka Tengah. Sedangkan untuk tahap I telah dilaksanakan 16 April 2019 yang lalu.

“Ini merupakan Diklat tahap II dan di ikuti oleh 510 peserta. Kalau tahap Satunya sudah digelar 16 April kemarin. Semoga ilmu yang mereka dapatkan ini bermanfaat bagi masyarakat terutama para Nelayan. Dengan harapan, masyarakat nelayan bisa menjadi jauh lebih sejahtera dari sekarang,” pungkasnya. (Yan)

Tinggalkan Balasan