BANGKA SELATANHEADLINE

Gawat! 90 Persen Bangsal Pasien Covid-19 RSUD Basel Sudah Terisi

×

Gawat! 90 Persen Bangsal Pasien Covid-19 RSUD Basel Sudah Terisi

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Kasus covid-19 di Kabupaten Bangka Selaran terus mengalami kenaikan baik yang tanpa gejala gejala ringan dan sedang maupun yang bergejala berat. Akibatnya keterisian Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten setempat yang merawat pasien bergejala sudah hampir penuh.

Plt Direktur RSUD Kabupaten Bangka Selatan, dr.Agus Pranawa menyebutkan, kapasitas kamar atau bed sudah terisi 90 persen. Untuk itu pihak RSUD Bangka Selatan berencana akan menambah atau membuka ruangan khusus Covid-19 dari ruangan perawatan yang ada.

“Kemarin full pasien yang dirawat di RSUD Bangka Selatan, dan hari ini ada yang pulang. Untuk hari ini ada 10 pasien yang dirawat, sementara ada 13 bed yang kami siapkan saat ini. Akan kami tambah lagi sebanyak 6 bed, dan sekarang sudah disiapkan,” kata dr. Agus Pranawa dikonfirmasi Kabarbangka.com, Sabtu (10/7/21).

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya belum mengalihkan perawatan pasien ke daerah lain, karena masih bisa menampung meskipun tidak banyak. Tercatat, per tanggal 9 Juli 2021 kemarin, adanya penambahan pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 6 orang. Meskipun demikian, rumah sakit tetap melayani pasien umum.

”Pasien yang Covid-19 tetap akan diterima, selagi tersedia tempat tidurnya. Namun bergejala ringan, sebaiknya diisolasi mandiri. Hanya saja, kerika ada penambahan ruangan untuk pasien Covod-19, otomatis kami juga harus menambah perawat, dan hal ini sudah kami sampaikan ke Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Ditegaskan Agus, tidak semua pasien Covid-19 harus ke RSUD Bangka Selatan untuk mendapatkan penanganan. Menurut dia, pasien dengan gejala berat dan sedanglah yang berhak didahulukan, untuk mendapatkan penanganan isolasi dan perawatan di rumah sakit.

“Jadi sarannya adalah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dapat berinisiatif melakukan isolasi mandiri, baik di rumah namun harus sesuai dengan prosedur dan berada di bawah pengawasan, serta harus memastikan memiliki ruangan terpisah, agar tidak menularkan Covid-19 kepada anggota keluarga yang sehat,” pungkas Agus. (Yusuf)