oleh

Gegara Isu Ada Yang Meninggal Positif Corona, Boy Yandra Menerima Banyak Informasi Beredar Di WhatsApp

BANGKA — Selasa (14/04/2020), beredar informasi di sejumlah Grup WhatsApp terkait dengan meninggalnya Maskur alias Kur (24), pekerja Warung Pecel Lele atau Warung Lamongan yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, Sungailiat, diduga positif Corona.

Dikonfirmasi Selasa malam, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, melalui Boy Yandra selaku Juru Bicara menegaskan, bahwa isu itu merupakan kabar bohong atau hoax.

Dikatakannya, sejak isu itu beredar, dirinya banyak mendapat WA (WhatsApp) dari masyarakat tentang kematian Maskur, yang tinggal di depan Rumah Sakit Jiwa,Sungailiat. Kebetulan, almarhum Maskur bekerja di warung jualan Pecel Lele.

“Kita mandapat informasi, bahwa yang bersangkutan postif Corona, yang meninggal hari Jum’at (11/04/2020) yang lalu. Setelah kita interogasi keluarga dan temannya, menyatakan Maskur pada pukul 10 malam dia mandi, dan pagi sampai jam 10.00 WIB belum bangun. Setelah itu rekannya memberitahu bosnya, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dan diperiksa oleh ahli Forensik, ternyata dia terkena angin duduk, bukan penyakit lain. Kemudian setelah kita konfimasi ke RT 06 Sri Pemandang, memang yang bersangkutan tidak mempunyai penyakit yang lain,” bebernya.

Boy Yandra melanjutkan, setelah dimandikan di Sungailiat, jenazah Maskur kemudian dibawa menggunakan mobil Ambulance ke Bandara Depati Amir, untuk kemudian diserahkan ke keluarga yang berada Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

“Setelah itu dimandikan, dan sorenya pada jam 8 pagi 12 April, mobil Ambulance membawanya ke Airport dan dimasukan ke Cargo. Selama tiga jam dalam perjalanan yang beralamat di Desa Kelayara, Kabupaten Lamongan,” kata dia. (*)

Reporter: Sholihin
Editor: Romlan

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed