EKONOMI BISNISHEADLINE

Geliat Pasar Mambo Sungailiat di Malam Hari

×

Geliat Pasar Mambo Sungailiat di Malam Hari

Sebarkan artikel ini

BANGKA — Dentuman suara musik ramaikan Pasar Mambo Sungailiat, yang terletak bersebelahan dengan Taman Kota Sungailiat.

Sambil minum kopi susu di salah satu kios, wartawan media ini memantau langsung situasi di Pasar Mambo Sungailiat, Minggu (31/1) malam.

Pengunjung Pasar Mambo Sungailiat malam ini cukup ramai. Ada yang datang sekedar minum kopi sambil nyanyi-nyanyi, ada juga yang sekedar ngobrol.

Yang menarik perhatian, selain minimnya lampu penerangan, hampir di setiap kios dilengkapi dengan “Kembang Meja”. Artinya, setiap pengunjung yang datang kebanyakan ditemani para wanita-wanita.

Informasi yang beredar, diduga wanita-wanita yang berkeliaran di Pasar Mambo Sungailiat itu adalah kupu-kupu malam yang sedang mencari mangsa, targetnya tentu para pria hidung belang.

San, salah satu penjaga kios di Pasar Mambo Sungailiat mengungkapkan, pendapatan mereka jauh berkurang sejak mewabahnya virus corona, awal tahun 2020 lalu.

“Sejak corona sepi, nyari duit Rp 50.000 saja susah,” ungkap San, wanita asal Deli Serdang, Sumut.

Ditemani Dn, temannya yang berasal dari Padalarang, Bandung, San mengaku hanya bekerja di Pasar Mambo Sungailiat, bukan pemilik kios.

“Kiosnya punya kawan,” ujarnya.

San membenarkan Pasar Mambo Sungailiat sering di razia petugas. Menurutnya, petugas merazia tempat itu, lantaran para pedagang disana menjual minuman keras.

“Emang sering dirazia, gegara jual Bir,” kata dia.

San menuturkan, kalau hanya mengandalkan jualan kopi, untungnya tidak seberapa. Sementara keuntungan itu masih dibagi lagi dengan pemilik kios.

“Di sini harga jual bir sebotol Rp 40.000, untungnya lumayan. Gak boleh sih sebenarnya. Tapi mau gimana lagi? Kalau hanya jualan kopi, untungnya dikit, mana mau dibagi bayar sewa kios lagi,” bebernya.

Disinggung tidak ada botol Bir yang terlihat, San mengungkapkan, Bir akan dikeluarkan jika ada pesanan.

“Bir memang tidak kelihatan. Tapi kalau abang mau, bisa diambil,” jelasnya.

San tak menampik, di antara wanita-wanita yang berkeliaran di Pasar Mambo Sungailiat, ada yang bisa diajak check in.

“Ada (cewek yang bisa diajak check in). Abang mau? Saya hubungi dulu,” tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, terkait aktivitas pedagang dan pengunjung di Pasar Mambo Sungailiat itu. (Romlan)