oleh

Grup Orkes dan Lawakan BEDEPE, Kreasi Pemuda Belinyu di Dunia Hiburan

BANGKA — Sekumpulan pemuda Belinyu yang berbakat dalam bidang komedi dan orkes, yaitu Nardy, Rian, Juwenk, Imam Mahdi, serta Bagas, menamakan grup lawakan mereka BEDEPE. Grup lawakan berbahasa tulen Belinyu tersebut seketika eksis di berbagai medsos, bahkan mereka pun membuat chanel tv di youtube yaitu “Bedepe Chanel”.

Tidak hanya itu, grup lawakan berpadukan orkes nyanyian berbahasa Belinyu tersebut telah mengudara di berbagai event termasuk event sekolah, cafe, radio bahkan pesta rakyat.

Ditemui di Belinyu, Minggu (15/03/20) malam kemarin, Nardy selaku kreator grup tersebut mengatakan, bahwa grup komedi berpadu orkes tersebut didirikan sejak 2 tahun lalu.

” Kalo berdirinya itu, sejak 2 tahun lalu, 1 tahun pertama main di instagram, tahun ke 2 baru di youtube,” kata Nardy

Dia juga menjelaskan tujuan utama dari pembuatan grup tersebut ialah sebagai ajang penyaluran bakat, yang menurutnya belum pernah ada sebelumnya.

” Berkarya sesuai dengan bidang dan bakat yg dimiliki para personil, kebetulan karya komedi kayak gini masih jarang apalagi di Belinyu,” ujarnya.

Kemudian pemuda yang kerap disapa Bro Nardy didalam grupnya tersebut membeberkan inspirasinya dalam membentuk grup tersebut ialah dari salah satu grup lawakan lawas yakni 4 sekawan

” Kalo inspirasinya saya dari grup 4 sekawan yang pemerannya, Ginanjar, Dery, H.Komar, Eman,” bebernya

Nardy juga menambahkan bahwa dia sebelumnya menjadi perantau di Ibukota Jakarta, dan pada saat itu dia tinggal dengan tokoh lawak legendaris Indonesia yakni Ginanjar.

” Saya dulu kerja di Depok 3 tahun ikut Ginanjar brader,” demikian kata Nardy

Meski demikian Nardy juga mengatakan, grup tersebut masih terkendala banyak kekurangan, terutama di dalam segi peralatan yang mereka gunakan seadanya. Namun hal tersebut tidak pernah menyurutkan semangat 5 pemuda Belinyu yang kocak tersebut, mereka terus berkarya di dalam bidangnya, sehingga menggambarkan bahwa Belinyu juga memiliki banyak potensi termasuk dunia hiburan. (Mg/1)

Komentar

Tinggalkan Balasan