oleh

Gubernur Minta Pol PP Cek Penambangan Di Belakang GIANT

BANGKA TENGAH — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menanggapi beredar foto dan video aktivitas penambangan timah yang diduga ilegal, dilokasi Eks Kolong Bravo atau dibelakang pusat perbelanjaan GIANT, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah.

Kepada redaksi media ini, orang nomor satu di Provinsi Babel itu menyatakan akan meminta Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Babel datang ke lokasi tambang dimaksud.

“Insya Allah kami minta Pol PP untuk kesana” ujarnya, Jum’at (18/01/2019) malam.

Sebelumnya, Direktur Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Komisaris Besar Polisi Mukti Juharsa menyatakan, akan perintahkan Kepala Satuan Reserse Polres Pangkalpinang untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

“Akan saya perintahkan Kasat Serse (Polres) Pangkalpinang untuk tindak lanjuti” kata Kombes Pol Mukti Juharsa, Jum’at (18/01/2019) malam.

Selain sejumlah mesin TI, dalam video itu juga nampak satu unit alat berat jenis Excavator (PC) merk Hitachi warna orange, sedang beroperasi menggali tanah dilokasi tambang ilegal tersebut.

Sumber media ini menyebutkan, diduga aktivitas tambang timah ilegal dilokasi belakang GIANT itu dibekingi oknum tertentu. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed