HEADLINERAGAM

Guna Menekan Tingginya Angka Covid, Satgas Babar akan Terapkan PPKM Mikro

×

Guna Menekan Tingginya Angka Covid, Satgas Babar akan Terapkan PPKM Mikro

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Tingginya kasus penularan Covid – 19 di Bangka Barat dalam beberapa waktu terakhir cukup mengkhawatirkan. Bahkan jumlah total orang yang terpapar virus Corona saat ini sudah menembus angka 859.

Dipicu hal tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) skala mikro.

Menurut Putera selaku Juru Bicara Satgas Covid, hal tersebut dilaksanakan sesuai Surat Edaran Kemendagri Nomor 9 tahun 2021, yang menginstruksikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama 24 provinsi lainnya agar menerapkan PPKM Mikro serta pengoptimalan Posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Untuk di Bangka Barat, PPKM mikro diterapkan di skala desa yang dalam seminggu terakhir terjadi penambahan diatas 10 kasus positif Covid.

” Jadi testing masif, tracking dan memaksimalkan peran kewilayahan yang diinisiasi oleh pihak desa dan Satgas Kecamatan diturunkan ke desa,” jelas Putra, Rabu ( 21/4 ).

Nantinya kata dia, peran desa serta Posko Penanganan Covid-19 akan dimaksimalkan. Disamping itu, kerja sama di level masyarakat diharapkan saling membantu untuk menekan laju pandemi virus Corona.

Bagi warga yang tidak terpapar Covid masih dapat melakukan aktivitasnya seperti biasa, namun bagi yang positif harus dikarantina mandiri secara ketat.

” Yang bersangkutan juga harus mengurangi interaksi dengan orang luar, tetapi tetangga juga harus support,” sambung Putra.

Menurut dia, terpapar Covid bukan lah aib yang memalukan. Karena itu diharapkan semua pihak harus bekerja sama untuk ikut andil dalam pengendalian Covid – 19, khususnya di lingkungan terdekat.

Putra menerangkan, langkah strategis lainnya yang akan diambil adalah, pihaknya berencana mengadakan Wisma Karantina di desa dan kecamatan serta pengaktifan kembali Posko yang ada.

Menurut Putra, ada delapan desa/kelurahan di Bangka Barat yang dapat dikategorikan rawan Covid-19, yaitu Kelurahan Sungai Daeng, Desa Belo Laut, Kundi, Sekar Biru, Jebus, Tempilang, Mislak dan Ranggi Asam.

Dia menilai, kasus Covid aktif banyak terjadi di pedesaan. Karena itu untuk mencegah meluasnya penularan, pihaknya melakukan isolasi ketat.

” Harapannya semua kompenen dari Provinsi sampai desa bergerak bersama bersinergi dalam mengendalikan ini, ketika bersinergi Insya Allah target kita dalam dua bulan ini kasus Covid – 19 akan melandai,” pungkasnya. ( SK )