oleh

Hari Ini, Sembilan Orang Dikarantina

BANGKA — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengungkapkan, hari ini ada sembilan orang yang masuk karantina.

Mereka adalah JS (31), bersama lima orang anggota keluarganya, kemudin J warga Karya Makmur, dan dua siswa-siswi Sekolah Ungulan yang akan dijadikan Sekolah Percontohan di era Covid-19.

“Yang dikarantina hari ini ada enam (JS dan lima anggota keluarganya), tambah satu J yang di Karya Makmur, untuk siswa itu dua orang di (Rumah Sakit) Medika Stania,” ungkap Boy Yandra, Sabtu (30/5/2020).

Dijelaskan Boy Yandra, yang dikarantina hari ini ada satu kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan tiga reaktif hasil Rapid Test.

Yang positif Covid-19 dengan inisial JS (31), warga Kecamatan Pemali, Anak Buah Kapal salah satu perusahaan.

JS dan lima anggota keluarganya dibawa dengan mobil berbeda ke Balai Karantina Pemprov Babel di Pangkalpinang, untuk menjalani karantina secara terpisah.

Kemudian ada tiga hasil Rapid Testnya reaktif. Yaitu J di Karya Makmur, dan dua orang murid salah satu Sekolah Unggulan.

“Betul, hari ini yang positif (Covid-19) ada satu, itu JS yang ABK. Yang reaktif Rapid Test itu ada tiga. Yang satu di Karya Makmur, kemudian ada dua siswa-siswi Sekolah Unggulan. Nah, yang siswa Sekolah Unggulan ini sudah diisolasi di Rumah Sakit Medika Stania, karena itu tanggung jawab perusahaan. Kalau yang di Karya Makmur itu sudah diisolasi juga, tapi di (Balai Karantina) Provinsi,” bebernya.

Sejauh ini, di Kabupaten Bangka sudah ada enam kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dari enam kasus yang positif tersebut, tiga di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dua lagi sedang menunggu hasil Swab yang kedua, dan satu yang hari ini baru masuk karantina.

“Jadi, Bangka sekarang yang sembuh tiga, yang menunggu hasil Swab kedua ada dua, dan satu hari ini masuk ke karantina,” demikian Boy Yandra. (*)


Reporter : Romlan
Editor : Romlan

News Feed