oleh

Hasil Rapid Test, Satu ODP Dinyatakan Positif

PANGKALPINANG — Dari hasil Rapid Test, seorang warga Kota Pangkalpinang yang merupakan salah satu dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), dinyatakan positif Covid – 19. Dan yang bersangkutan telah di karantina di Gedung Diklat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Itu kan dari hasil rapid test. Rapid test ini baru 60 persen baru dinyatakan keakuratannya, tetapi yang bersangkutan telah kami karantina isolasi di Diklat Provinsi,” ungkap Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil. Sabtu, (04/04/2020).

Dikatakannya, bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mengambil swab tersebut.

“Kami bersama pihak provinsi juga telah mengambil swab nya, sehingga kita tunggu hasil swab nya,” jelas pria yang akrab disapa Molen.

Pemkot Pangkalpinang sudah melakukan sesuai dengan prosedur. Dan Ia berharap hasil swab tersebut adalah negatif.

“Mudah-mudahan negatif karena anak-anaknya negatif semua, tetapi semua sudah kita lakukan SOP sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19,” ucap Molen.

Selain itu, Wakil Ketua Tim Gugus Penanggulangan Covid – 19, dr. Masagus Hakim mengatakan bahwa sudah melakukan tes terhadap istri dan anaknya. Dari hasil rapid test tersebut keluarganya dinyatakan negatif.

“Tapi itu kan akan tetap kita tindaklanjuti dengan pemeriksaan VCR. Berarti dari hasil temuan VCR itu diumumkan lagi, kita juga sudah lakukan tes ke istri dan anaknya negatif semua,” kata dr. Hakim.

Dikatakannya bahwa untuk hasil VCR akan keluar sekitar tiga sampai empat hari, dikarenakan hasil tersebut dikirim ke Jakarta. Untuk hasil valid dari hasil Rapid Tes 60 sampai 70 persen.

“Yang bersangkutan sekarang ada di diklat tempat karantina milik provinsi,” dr. Hakim.

Dr. Hakim menegaskan untuk ODP tersebut tidak ada kontak langsung dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

“Dia bukan kontak dengan pasien, tapi dia pulang perjalanan dari Pulau Jawa, untuk kontak dengan pasien positif tidak ada riwayat seperti itu,” pungkasnya. (Adv)

Laporan: Iqbal

Editor: Romlan

Komentar

Tinggalkan Balasan