oleh

Hasil RDP, Wilayah Teluk Kelabat Dalam Zero Tambang

 673 total views

BANGKA BARAT — Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menghadiri Rapat Dengar Pendapat terkait Aktivitas Pertambangan di Teluk Kelabat Dalam, di Ruang Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin ( 19/7 ) lalu.

Menurut Bong Ming Ming, RDP tersebut antara lain membahas sisi hukum penambangan di Teluk Kelabat Dalam. Berdasarkan beberapa kajian serta amanah Perda RZWP3K, bahwa Teluk Kelabat Dalam merupakan wilayah zero tambang, dan segala bentuk aktivitas penambangan di perairan tersebut adalah ilegal.

” Kemudian berdasarkan peraturan AMDAL-nya, memang Kelabat Dalam itu kan sudah kadaluarsa. Nantinya mereka harus buat izin AMDAL baru, dan begitu izin AMDAL-nya belum diselesaikan, IUP-nya pun tidak berlaku. Dan kalau pun membuat izin AMDAL baru, dia akan terbentur RZWP3K. Dan disampaikan di DPRD Babel, bahwa itu ilegal,” jelas Bong Ming Ming, usai acara penyembelihan hewan qurban di halaman parkir Pemda Bangka Barat, Rabu ( 21/7 ).

Berdasarkan hal itu, semua pihak, termasuk DPRD Babel telah menyampaikan pendapat dan merekomendasikan kepada Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, untuk membentuk tim yang bertugas menyelesaikan permasalahan penambangan liar di Teluk Kelabat.

” DPRD merekomendasikan kepada Pak Gubernur untuk membuat tim, untuk penyelesaian masalah Kelabat Dalam. Itu melibatkan semua unsur termasuk Forkopimda dan eksekutif yang ada yang diketuai Pak Gubernur,” kata Ming Ming.

Menurut Bong Ming Ming, tim tersebut nantinya tidak hanya menertibkan pelaku penambangan, tapi juga akan melakukan penangkapan, termasuk para penampung atau pembeli timahnya. Bahkan beberapa anggota DPRD Babel minta dilakukan penyelidikan untuk mencari tahu para penadah tersebut.

” Kalau dipidana? Harusnya seperti itu, pertama di RZWP3K kan ada sanksinya. Yang kedua di Undang – Undang Minerba,” tutup Ming Ming. ( SK )

News Feed