oleh

Himbauan Kapolsek Jebus : Jangan Main Petasan Dan Balapan Liar

Kapolsek Jebus
AKP Andi Purwanto, S.IK

BANGKA BARAT — Untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukumnya tetap kondusif pada bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriyah, Polsek Jebus membuat beberapa himbauan kepada masyarakat.

Adapun isi dari himbauan Kapolsek tersebut yakni :
1. Tidak Menyalakan Petasan dan Bahan Peledak Lainya Karena Mengganggu Ketertiban Umum; dan
2. Tidak Melakukan Aksi Balap Liar, Karena Dapat Membahayakan Keselamatan Diri Sendiri Maupun Orang Lain;

Himbauan Kapolsek ini disosialisasikan baik melalui Bhabinkamtibmas dengan door to door system atau sambang ke warga binaannya, maupun media sosial resmi Polsek Polsek Jebus dan Humas Polres Bangka Barat.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Jebus dan Parittiga, untuk bersama – sama menjaga suasana dan ketentraman Bulan Ramadhan, dengan menghindari segala bentuk perbuatan yang dapat mengganggu ketenangan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Kapolsek Jebus AKP Andi Purwanto, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, Kamis (09/05/2019).

Amankan 56 Unit Motor

Personil Polsek Jebus razia balapan liar

Petugas Polsek Jebus kembali membubarkan aksi balapan liar di seputaran wilayah Kecamatan Parit Tiga dan Kecamatan Jebus. Melihat kedatangan polisi, para pelaku balap liar yang mayorita remaja tanggung itu langsung lari berhamburan meninggalkan lokasi. Namun sejumlah kendaraan pelaku balapan liar berhasil diamankan petugas, Kamis, (09/05/2019) sekira pukul 05:00 WIB.

Untuk memberi efek jera, kendaraan pelaku balapan liar disita dan baru bisa diambil atau diurus pemiliknya setelah lebaran hari raya Idul Fitri nanti.

Aksi balap liar dilakukan muda Mudi ini kerap terjadi sejak Ramadhan pertama. Biasanya, balapan liar ini digelar seusai shalat tarawih dan menjelang waktu subuh atau sesudah sahur.

Saat ini sudah 56 Upunit motor berbagai jenis dan merek yang sudah diamankan di Polsek Jebus. Adapun titik yang sering jadi aksi balapan liar yaitu di Jalan Perumnas, Jalan Parit 4, Jalan Kantor Pos dan Jalan Rambat.

Balapan liar sendiri dikeluhkan warga sekitar dan pengendara jalan yang melintas, karena membahayakan pelaku dan masyarakat. Salah seorang warga Bukit Lintang, Dodi (35), sangat mendukung apa yang dilakukan Polsek Jebus.

“Kami sangat mendukung Polsek Jebus, mereka sangat mengganggu (balap liar) pak, dan informasinya kendaraan habis lebaran dikeluarkan. Saya juga sangat mendukung itu sudah resiko mereka. Coba kalau mereka balap liar terus kecelakaan, kan mereka sendiri yang rugi. Tapi kalau orang lain yang jadi korban, kan kasihan Pak,” jelas Dodi, Kamis (09/05/2019).

Warga berharap agar pihak kepolisian rutin menggelar patroli, dan menempatkan personelnya di lokasi yang menjadi arena balap liar.

Kapolsek Jebus AKP Andi Purwanto, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto mengatakan, balapan liar sangat membahayakan. Tidak hanya pelaku, tapi juga masyarakat pengendara yang melintas, karena dilakukan di jalan yang ramai kendaraan.

Kapolsek berharap kepada masyarakat dan orang tua, agar lebih mengontrol anak-anaknya yang sedang keluar rumah.

“Mari kita ciptakan dan manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan keimanan dan amal ibadah kita,” kata AKP Andi Purwanto. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan