oleh

Hindari Nelayan Ditunggangi Politik, Polda Minta TI Bembang Stop Operasi

BANGKA BARAT — Keberadaan TI di perairan Bembang Desa Sungai Buluh, Kecamatan Jebus yang memicu polemik penolakan para nelayan menjadi perhatian Polda Kepulauan Bangka Belitung, apalagi ditengah situasi Pilkada Serentak 2020 yang telah memasuki tahapan kampanye.

Wakapolres Bangka Barat, Kompol Aan Hadi Nugroho yang hadir pada audiensi para nelayan di OR II Setda Bangka Barat , Rabu ( 30/9 ) mengatakan, pihak Polda Babel telah meminta PT. Timah.Tbk untuk menghentikan aktivitas penambangan di perairan Bembang, Desa Sungai Buluh.

” Masukan dari Polda menyampaikan kepada PT. Timah kalau bisa dihentikan dahulu. Karena apa? fokus kami sekarang Pilkada. Tetapi kalau tidak salah kemarin SPK-nya sudah keluar sampai tanggal 13 November, berarti dua bulan lagi. Untuk itu silahkan cari solusinya,” ucap Kompol Aan Hadi Nugroho.

Disamping itu, Wakapolres juga
meminta PT Timah menunda SPK mitra kerja lainnya hingga masa Pilkada usai. Sebab kata Aan, Pilkada sangat penting karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Pada masa tahapan Pilkada ini sebut Aan, pihaknya tidak menginginkan aksi para nelayan ditunggangi kepentingan politik. Oleh sebab itu, jika tidak ada titik temu pada audiensi ini, maka permasalahan ini akan diambil alih pihak Polda.

” Kami tidak mau aksi – aksi saudara – saudara ini ditunggangi oleh Pilkada. Kalau tidak ada titik temu, persoalan ini kita bahas di Polda, sesuai rencana awal kemarin. Tetapi yang jelas kita dari Polda meminta PT. Timah untuk menghentikan aktivitas itu terlebih dahulu,” pungkasnya. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan