oleh

Ibnu Saleh Apresiasi PMII PC Pangkalpinang

 17 total views

KABARBANGKA.COM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Bangka menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema “Menjemput Perdamaian Ditangan Mahkamah Konstitusi”,

Kegiatan yang digelar di Aula Room Sun Hotel Pangkalpinang tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh.

Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi lintas kampus di antaranya Dr. Dwi Haryadi, SH, MH selaku dekan FH UBB, Dr. Irawan, M.si dosen IAIN SAS Babel, Dr. Zayadi M.Ag Ketua Mui Babel dan peserta kegiatan PMII PC Pangkalpinang.

“Momentum FGD ini sangat penting. Sebab, pada pemilu yang lalu, pemilihan anggota legislatif dan presiden serta wakil presiden secara serentak telah selesai dilaksanakan, walaupun ada perbedaan, namun masyarakat dapat hidup aman dan damai dengan tali persatuan dan kesatuan yang ada,” terang Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh, dalam sambutan acara Focus Group Discussion (FGD), Kamis (27/06/2019).

Dirinya sangat mengapresiasi kegiatan FGD ini, guna mensukseskan dalam meningkatkan perdamaian, dengan tetap menjaga Kebhinekaan, agar kekhawatiran munculnya perpecahan dalam masyarakat tidak terjadi.

“Sangat mengapresiasi kegiatan positif ini, dan saya juga berharap peserta diskusi menyamakan persepsi agar perbedaan pilihan tidak jadi pemicu yang bisa menjadikan masyarakat terpecah,” harapnya.

Sementara itu Ketua PMII PC Pangkalpinang Sepri Sumartono mengatakan, Dalam FGD ini akan dibahas hal-hal yang perlu didetailkan. Antara lain, menyikapi mengenai bagaimana kita menjaga perdamaian setelah pileg dan pilpres selesai digelar serentak.

“Maka dari itu kami mengundang para akademisi dan narasumber untuk bersama merumuskan solusi dari problem-problem yang ada,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Pelaksana M.Rizki Pratama berkata, kegiatan FGD yang digelar ini, dapat menjadi sarana untuk mencari konsep ideal untuk meningkatkan perdamaian, mengingat kian hari, maraknya tanggapan-tanggapan miring dari berbagai pegiat aksi yang dapat memecah belahkan persatuan.

“Kegitan ini untuk meningkatkan perdamaian dan kedamaian di masyarakat, agar tidak terjadi perpecahan,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed