Ibnu Saleh Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj Di Kerakas

HEADLINE150 Dilihat

 

BANGKA TENGAH — Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh menghadiri peringatan Isro Mi’roj 1440 Hijriyah di Desa Kerakas, Kecamatan Sungai Selan, Selasa (02/04/2019) malam.

Hadir pada kegiatan tersebut Kabag Humas Dan Protokol Sekretariat Daerah Bangka Tengah, Camat Sungai Selan, Kades Kerakas dan masyarakat setempat.

Junaidi, Kades Kerakas diawal sambutannya mengatakan, peringatan Isra’ Mi’raj dilaksanakan di dua Masjid, yaitu di Masjid Nurul Fatah dan masjid Kampung Bedeng.

“Di Masjid ini memang agak sepi pak, karena acara nganggung ini di dua masjid. Di masjid ini (Nurul fatah) dan masjid Bedeng,” ungkap Junaidi.

Junaidi juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Pemkab Bateng, yang sudah membantu biaya rehabilitasi Masjid Nurul Fatah sebesar seratus juta rupiah.

Pada kesempatan itu Bupati yang mengusung slogan “Bateng Unggul” itu menyampaikan program Pemkab Bangka Tengah, yaitu Sajadah Fajar, Ngopi Bareng Bupati, dan Maghrib Mengaji.

Program Ngopi Bareng Bupati itu, kata H. Ibnu Saleh, merupakan kegiatan rutin mengunjungi desa – desa dan masyarakat, guna membahas tentang bagaimana caranya membangun desa?

“Sebenarnya Saya tadi datang untuk acara Ngopi Bareng Bupati. Tetapi ternyata malam ini peringatan Isra’ Mi’raj, jadi kami langsung saja gabung disini. Kami punya program Sajadah Fajar, Ngopi Bareng Bupati, dan Maghrib Mengaji. Biasanya, untuk membahas kebutuhan pembangunan di desa, Saya bicarakan dalam program Ngopi Bareng Bupati. Saya cukup paham potensi yang ada di Desa Kerakas ini. Untuk itu Saya minta semua potensi yang ada itu digarap. Kalau orang kampung mau bertanam, tak perlu ngasih tahu Saya. Tapi kalau mau panen, boleh undang Bupati,” kata Dia.

Terkait lahan yang masuk di kawasan hutan, akan diusulkan jadi HTR atau pinjam pakai, agar bisa digarap oleh masyarakat. Tahun 2020 mendatang, Pemkab Bangka Tengah juga akan mengangarkan lagi pengadaan bibit karet unggul asal Sumbawa.

“Tahun depan (2020), Saya minta dianggarkan lagi bibit karet unggul yang dari Sumbawa. Satu pohon bisa menghasilkan getah satu sampai tiga ons. Jadi meskipun harga karet murah, tapi hasilnya banyak, kan tidak terlalu terasa harganya murah,” jelasnya.

Anak – anak dan remaja, lanjutnya, harus belajar ilmu agama. Untuk insentif guru dan ustadz sudah dianggarkan sebesar 2,5 persen dari APBDes Kerakas.

“Kalau ilmu agamanya bagus, akhlaknya juga bagus, pembangunan juga akan bagus,” imbuhnya optimis.

Ibnu Saleh tidak mau mendengar ada anak – anak yang putus sekolah, hanya karena tidak mampu biaya. Juga ketika warga masyarakat yang sakit, tapi tidak ada biaya berobat. Dikatakannya, dana untuk bantuan pendidikan dan biaya berobat bagi warga tidak mampu sudah dianggarkan.

“Duitnya ada, laporkan ke Saya. Ada yang sakit tidak ada biaya berobat, lapor ke Saya. Ada yang mau kuliah, atau mau masuk pesantren, tapi tidak mampu biaya, lapor ke Saya. Bisa kuliah gratis di Jakarta, kalau pesantren di Bogor. Tapi harus kuat mentalnya,” terang Dia.

Menjelang pemilu 17 April mendatang, Bupati Bangka Tengah itu juga mengingatkan masyarakat yang sudah punya hak pilih untuk datang ke TPS, untuk memberikan hak suaranya.

“Kami wajib memberikan informasi kepada masyarakat, agar tanggal 17 April datang ke TPS, untuk memberikan hak suaranya pada pemilu mendatang. Jaga keamanan dan ketertiban di kampung kita, saya yakin kampung ini aman,” katanya.

Pada saat itu ada masyarakat mengadu, bahwa di Desa Kerakas belum punya balai pertemuan. Ibnu Saleh langsung merespon hal tersebut.

“Buatlah proposalnya, segera, ya? Saya tunggu!” tukasnya.

Pada kesempatan tersebut Kasubag Humas Setda Bateng, Hendra, memandu kuis yang berhadiah. Warga yang bisa menjawab pertanyaan yang diajuka, diberikan hadiah kain sarung dari Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh. (Red)

Tinggalkan Balasan