oleh

Imelda: Perda RTRW Belum Berubah

* Minta Pihak Terkait Mengkaji Sebelum Mengeluarkan Izin

BANGKA — PT. BCM diduga melanggar Perda Kabupaten Bangka Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata ruang Wilayah Kabupaten Bangka Tahun 2010-2030.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Bangka dari Fraksi Golkar, Imelda kepada wartawan seusai menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan PT.BCM di Ruang Paripurna, Senin (09/10/2020).

“Itu kan peruntukan hanya untuk perumahan, kok tiba-tiba Pemkab Bangka mengeluarkan izin? Khususnya perizinan PUPR, mereka sudah mengeluarkan izin, bahwa tambak udang bisa dikelola oleh tambak udang dan SPBU. Sementara ketika kita lewat memang perusahaan itu sudah menggarap, bahkan sudah hampir final untuk berinvestasi di Kabupaten Bangka, itu sangat kita sesali. Karena kami dari DPRD Kabupaten Bangka, sampai saat belum pernah merubah RTRW-nya itu,” sesal Imelda.

Ia menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Bangka tidak menghambat investor yang berinvestasi di Kabupaten Bangka dengan memperhatikan ketentuan yang ada.

“Kami tidak pernah menghambat investor yang masuk ke Kabupaten Bangka, kami justru menginginkan hal itu karena untuk membantu masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan, tetapi tentu harus ada proses yang dilakuin oleh perusahaan itu sendiri,” jelasnya.

Ia juga meminta agar pihak-pihak terkait harus mengkaji terlebih dahulu sebelum memberikan perizinan terhadap perusahaan.

“Kami meminta dan menegaskan kepada OPD yang terkait, sebelum mengeluarkan izin itu harus dikaji dulu,” kata Dia.

Sementara, pihak PT. BCM enggan memberikan komentar saat dimintai keterangan oleh para awak media. (Sholihin)

Komentar

Tinggalkan Balasan