oleh

Instruksi Kapolres Bateng Tak Dianggap

BANGKA TENGAH — Kapolres Bangka Tengah AKBP Edison Ludy Bard Sitangang, Senin (20/05/2019) lalu, telah menginstruksikan agar penambang timah ilegal di kawasan Merbuk, Kanari dan Pungguk, tidak lagi menambang di kawasan tersebut. Namun faktanya, instruksi Kapolres Bateng itu sama sekali tidak dianggap oleh para penambang.

Pantauan di lapangan, Jum’at malam kemarin, nampak sejumlah ponton Tambang Inkonvesional jenis Rajuk, kembali memasuki Kolong Kenari, dan melalukan aktivitas penambangan timah pada malam hari.

Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, para penambang melakukan penambangan timah pada malam hari. Mereka seolah – olah tidak takut hukum, terbukti intruksi dari Kapolres tidak meraka indahkan.

“Kayanya mereka ini ada yang membengkingi, sampai-sampai apa yang di intruksikan Kapolres beberpa waktu lalu sama sekali tidak di dengar, dan tidak dianggap. Kalau terus di tambang bisa jebol Dam, terus banjir. Siapa yang akan bertanggung jawab? Apakah mereka para penambang? Atau boss pembeli timah? Atau mungkin yang bekingnya?” kesalnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan