oleh

Istri Hendra Kurniady saat Pemakaman, Dia Suami Saya yang Pertama dan Terakhir

* Markus : Kami bersahabat, Walaupun Sering Berdebat

BANGKA BARAT – Diantar kerabat dan ratusan pelayat, jenazah Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniady dimakamkan di TPU Kampung Menjelang, Sabtu ( 2/2/2019 ) pukul 07:34 WIB.

Sebelumnya, ( Alm ) Hendra Kurniady disholatkan di Masjid Baitul Hikmah, Muntok pukul 07:00 WIB.

Segenap anggota DPRD Bangka Barat, pengurus dan kader Partai Keadilan Sejahtera, Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH, Mantan Bupati Bangka Barat tahun 2015, Ustad Zuhri, Ketua KPU Bangka Barat, Pardi, anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dedi Wijaya, tampak hadir mengantar Hendra Kurniady ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Kiprah Hendra Kurniady di dunia politik terbilang sudah cukup lama. Pria kelahiran kota Muntok, 15 Januari 1975 ini telah menjadi anggota DPRD Bangka Barat selama empat periode, sejak tahun 1999 hingga sekarang.

Hendra Kurniady meninggalkan seorang istri, dr. Muslina dan tiga orang anak.

Istri ( Alm ) Hendra Kurniady, dr. Muslina dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan kepada suaminya. Dia juga meminta maaf bila suaminya pernah melakukan kesalahan semasa hidupnya.

” Dimata saya dia orang yang baik, tidak pernah menyakiti saya dan anak – anak.
Dia suami saya yang pertama dan terakhir, Insya Allah saya ikhlas dengan kepergiannya. Saya mohon dimaafkan jika beliau banyak salah dengan masyarakat baik yang sengaja atau tidak disengaja,” ungkap Muslina.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka, Markus, SH merasa kehilangan seorang sahabat seperjuangan semasa masih sama – sama di DPRD Bangka Barat. Menurut Markus, Hendra Kurniady adalah seniornya dalam dunia politik.

” Dan kami dulu sering bercanda, tidur bersama, berbagi satu kamar dua bed. Saya juga merasa Pak Hendra ini senior saya dalam politik, kami sering bercanda tawa lah, walaupun kami sering berdebat tapi kami tetap menjaga hubungan yang baik, ” ujar Markus.

Wabup mengajak masyarakat Bangka Barat untuk ikut mendoakan kedua tokoh Bangka Barat, H. Parhan Ali dan Hendra Kurniady agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

” Kami Pemkab Bangka Barat kehilangan dua tokoh Bangka Barat yaitu Bupati kita Bapak Parhan Ali dan Ketua DPRD kita Hendra Kurniady dan kami mendoakan kedua almarhum diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Maha Kuasa. Dan kami meminta kepada masyarakat untuk mendoakan beliau berdua,” tutupnya. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed