BANGKA TENGAHHEADLINE

Jangan Jadikan Media Untuk Menjatuhkan Orang Lain

×

Jangan Jadikan Media Untuk Menjatuhkan Orang Lain

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH — Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Era Susanto berpesan, jangan menjadikan media sebagai alat untuk menjatuhkan orang lain, demi keuntungan pribadi atau kelompok.

Hal itu ia ungkapkan, setelah melihat dan membaca pemberitaan di beberapa media yang dianggap merugikan dirinya,

“Apakah salah jika seorang Politisi berbuat baik ke masyarakat? Itu salahnya apa? Tugas wakil rakyat, selain sebagai kontrol pengawasan pemerintahan, namun juga sebagai penampung aspirasi rakyat. Hidup ini harus banyak bersyukur dan harus bermanfaat untuk orang banyak, jangan jadi sebagai peresah masyarakat,” ungkapnya, Rabu (29/9).

Era menyarankan, agar pemberitaan di media jangan dijadikan sebagai alat untuk menjatuhkan orang lain. Dia pun akan mendalami pemberitaan di media yang mencemarkan nama baiknya.

“Silakan berikan edukasi kepada masyarakat, bahwa media mempunyai integritas dan akuntabilitas yang baik, bukan asal-asalan membuat pemberitaan yang jauh dari benar. Segera mungkin saya akan mendalami orang – orang yang telah mencemarkan nama baik saya, melalui pemberitaan media,” kata dia.

Dengan pemberitaan yang sudah beredar tersebut, lanjutnya, ia merasa hak dan kepentingannya telah dilanggar oleh media tersebut, sebagaimana yang telah diatur dalam ketentuan perundang- undangan.

“Seperti yang tertuang dalam Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ataupun ketentuan pidana umum sebagaimana yang telah dirumuskan dalam delik Pasal 310 KUHP,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, sebagai warga Negara Indonesia yang baik, tidak mengekang kebebasan dalam mengeluarkan pendapat, apalagi menyangkut pemberitaan yang terkait dengan situasi dan kondisi yang ada di Bangka Belitung.

“Saya pribadi tidak mengekang kebebasan berpendapat, namun semua itu dibatasi oleh ketentuan hukum yang mengatur hal tersebut,” imbuhnya.

Dengan adanya laporan ini, Era memohon agar Kapolda Kepulauan Bangka Belitung melalui fungsi terkait, untuk meneliti keberadaan beberapa Pers yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Dalam takaran yuridis seperti yang telah diatur dalam ketentuan pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,” kata dia. (Hari Yana)