oleh

Jarimu Penjaramu

BANGKA — Kapolres Bangka AKBP M. Budi Ariyanto menyebutkan istilah kekinian, yaitu “Jarimu Penjaramu”. Pernyataan tersebut diungkapkan Budi Ariyanto saat menjawab pertanyaan awak media, mengenai isu – isu yang berkembang di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan terkait pemilihan umum.

“Mengantisipasi perkembangan isu dimedia sosial yang berpotensi memecah belah persatuan, kita Polres Bangka sudah ada tim patroli siber. Kalau dulu pepatah mengatakan Mulutmu Harimaumu, sekarang Jarimu Penjaramu,” kata AKBP Budi Ariyanto.

Menurut Budi Ariyanto sejauh ini khusus di Kabupaten Bangka belum ditemukan kasus peguna media sosial yang melanggar Undang – Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

“Sejauh ini wilayah hukum Kabupaten Bangka belum ada kasus yang melanggar peraturan terkait media sosial, mudah – mudahan jangan terjadi salah ketik atau salah pencet,” tukasnya.

Budi Ariyanto juga berharap khusus di Kabupaten Bangka jelang pemilu hendaknya semua pihak terkait bisa membuat suasana pemilu damai.

“Harapan kita kepada semua pihak agar menciptakan pemilu damai,” jelasnya.

Harapan dan pernyataan Kapolres Bangka terkait pemilu dan pengguna media sosial ini, disampaikan saat gelar acara coffee morning Polres Bangka bersama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Rabu (27/2/2019) pagi bertempat di M2M Cafe Sungailiat.

Nampak hadir pada acara tersebut Kapolres Bangka dan Kapolsek Jajaran, Ketua KPU Bangka, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama, Awak media dari berbagai media online maupun cetak, juga undangan lainnya. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed