oleh

Jelang Pilkada 2020, Pendaftar Panwascam 4 Kabupaten di Babel Ikuti Tes Tulis Secara Online

PANGKALPINANG — Bawaslu Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, dan Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, hari ini menggelar seleksi tes tertulis Panwascam, Jumat (13/12/2019).

Lokasi yang dipilih untuk melakukan tes tersebut berbeda-beda. Ada di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, SMA Negeri 1 Koba Bangka Tengah, SMP Negeri 1 Muntok Bangka Barat dan SMA Negeri 1 Toboali Bangka Selatan.

Tes tersebut dilakukan dengan menggunakan seleksi online berbasis Computer Assisted Test (CAT) dengan menggunakan komputer yang telah disiapkan sebagai sarana prasarana yang tersedia di 4 kabupaten tersebut.

Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Irawan, mengungkapkan persiapan tes online panwascam ini sudah dipersiapkan secara matang, mulai dari uji koneksi internet, memastikan sarana prasarana, hingga koordinasi kepada pihak PLN.

“Kemarin bawaslu kabupaten sudah melakukan simulasi di tempat ujian, menyusul sesuai instruksi Bawaslu RI proses uji coba dilakukan secara serentak, kami juga akan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN untuk memastikan kondisi jaringan listrik. Utamanya supaya tidak ada pemadaman saat ujian berlangsung,” ungkap Edi.

Kepada para pendaftar seleksi Panwascam, Edi meminta agar masing-masing memantau pengumuman seleksi administrasi melalui web Bawaslu Kabupaten.

”Menurut instruksi Bawaslu RI, pengumuman pendaftar yang lolos administrasi akan diumumkan maju, yakni semula tanggal 12 Desember dimajukan menjadi tanggal 10 Desember 2019,” jelasnya.

Terkait jadwal seleksi tes online, menurut Edi tidak mengalami perubahan, yakni tanggal 13-17 Desember 2019.
Edi menambahkan pelaksanaan rekruitmen penyelenggara adhoc tes online ini baru pertama kali digelar oleh Bawaslu. Ini dimaksudkan agar dalam seleksi calon panwascam lebih transparan dan akuntabel dan kemudian akan di lanjutkan pada tahap seleksi wawancara oleh Bawaslu kabupaten.

“Seleksi ini cukup ketat kita lakukan dalam rangka menjamin SDM pengawasan pemilihan yang berintegritas dan mandiri karena mereka adalah ujung tombak pengawasan di setiap wilayah kecamatan dalam menghadapi demokrasi lokal nanti. Sekali lagi dapat saya sampaikan kami membutuhkan pengawas dilapangan yang handal dan berintegritas maka kami awali dengan hal yang berintegritas pula”, tutup Edi. (Mg/1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed