Jumlah Tindak Pidana Meningkat

HEADLINE, RAGAM46 Dilihat

PANGKALPINANG – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Drs. Yan Sultra Indrajaya, membuka kegiatan gelar operasional triwulan IV Tahun Anggaran 2022 bidang operasional dan pembinaan, yang bertemakan Indonesia Bangkit Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Mengawali sambutannya, Irjen Pol Yan Sultra saya mengucapkan terimakasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian personil Polda Babel dalam pelaksanaan tugas, baik bidang operasional maupun pembinaan.

“Meskipun kita dihadapkan pada berbagai kendala dan keterbatasan, namun kita tetap dapat melaksanakan tugas dengan baik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tribrata dan catur prasetya, sehingga mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang mantap dan kondusif,” ungkapnya.

Berdasarkan data bidang perasional di jajaran Polda Babel selama triwulan IV tahun 2022, jumlah tindak pidana sebanyak 565 kasus. Sedangkan triwulan III sebanyak 535 kasus, atau mengalami kenaikan sebanyak 30 kasus (naik 6%). Secara kualitas masih didominasi kasus curas, curat, curanmor, penipuan dan penggelapan, anirat, serta narkoba.

Jumlah laka lantas yang terjadi di wilayah hukum Polda Babel dan Polres jajaran pada triwulan IV tahun 2022 sebanyak 87 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 37 jiwa. Sedangkan triwulan III sebanyak 101 kasus, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 50 jiwa. Trend laka lantas mengalami penurunan sebanyak 14 kasus atau 14 %, dan korban meninggal dunia turun sebanyak 13 orang atau 26 %.

Jumlah pelanggaran lalu lintas pada triwulan IV tahun 2022 sebanyak 14.628 perkara. Sedangkan pada triwulan III sebanyak 13.612 perkara, atau mengalami kenaikan sebanyak 1.016 perkara (naik 7 %).

“Berdasarkan hasil anev di atas, dapat kita ketahui bahwa jumlah tindak pidana mengalami kenaikan, sehingga diperlukan langkah-langkah preventif di daerah rawan kejahatan, karena tindak pidana pada triwulan IV masih mengalami kenaikan,” beber Kapolda.

“Di bidang lalu lintas, sesuai data yang ada mengalami penurunan pada jumlah kasus kecelakaan dan korban meninggal. Namun harus tetap kita atensi, untuk berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan memberikan edukasi tertib berlalu lintas, peningkatan patroli, serta menggelar kekuatan di daerah rawan kecelakaan,” imbuhnya.

Kapolda menuturkan, tugas dan tantangan Polri semakin lama semakin meningkat dan kompleks. Hal ini seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi informasi, serta kebutuhan rasa aman dan nyaman oleh masyarakat.

“Situasi kambtibmas Polda Babel di awal tahun ini, tentunya banyak agenda penting yang menjadi atensi dan menjadi perhatian khusus kita bersama. di antaranya adalah penanganan inflasi, masa tahun politik, dan dalam waktu dekat akan melaksanakan operasi ketupat tahun 2023,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan gelar operasional ini, lanjut Kapolda, diharapkan menjadi momentum perubahan dan perbaikan dalam pelaksanaan tugas di masing-masing Satker.

“Seluruh tunggakan penanganan perkara, pengaduan masyarakat serta permasalahan lainnya yang berlum terlaksana di tahun 2022 lalu, hendaknya segera dituntaskan agar di triwulan 1 tahun 2023 sudah memberikan hasil yang lebih baik,” harapnya.

Menutup arahannya, Kapolda Yan Sultra minta gelar operasional ini dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam menentukan rencana tindak lanjut segenap pembina fungsi di tingkat Polda maupun para Kapolres di wilayah masing-masing.

“Sehingga apa yang kita hasilkan pada gelar operasional ini dapat berguna bagi peningkatan kinerja Polda Babel dan jajaran di tahun ini,” demikian Kapolda. (*)


Sumber: Bid Humas