ADVERTORIALHEADLINE

Kabupaten Bangka Barat Genap Berusia 20 Tahun

5
×

Kabupaten Bangka Barat Genap Berusia 20 Tahun

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna istimewa memperingati 20 tahun berdirinya Kabupaten Bangka Barat sebagai kabupaten definitif.

Rapat paripurna istimewa itu digelar di Gedung Mahligai Betason 2 Kantor DPRD Bangka Barat di Kecamatan Mentok, Rabu ( 24/5/23 ). Seperti tahun-tahun sebelumnya, para hadirin yang hadir mengenakan pakaian adat melayu.

Selain Ketua DPRD Marudur Saragih dan segenap anggota dewan, Bupati Bangka Barat H. Sukirman, Wabup Bong Ming Ming dan jajaran organisasi perangkat daerah, hadir pula Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Bangka Belitung Yunan Helmi, dan anggota presidium pembentukan Kabupaten Bangka Barat.

Marudur Saragih mengajak merenungi masa 20 tahun perjalanan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat, tentu telah banyak kemajuan yang dirasakan.

Walaupun memang masih banyak pula kondisi dan permasalahan yang muncul, secara langsung maupun tidak langsung hal itu berpengaruh terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

“Berbagai peluang dan tantangan serta kondisi internal maupun eksternal tentu menuntut sistem pengelolaan pemerintahan yang responsif, inovatif dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan berbagai potensi dan keunggulan daerah, yang esensinya mendorong berkembangnya pembangunan daerah sesuai dengan kondisi sosial maupun aspirasi dan potensi masyarakat,” ungkap Marudur.

Marudur mengatakan, di masa selanjutnya pembangunan Kabupaten Bangka Barat harus lebih baik lagi demi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Pemerintah kabupaten maupun DPRD sebagai pemegang amanah rakyat, harus berkerja dengan konsisten dalam mengejar target pembangunan daerah, sesuai tema HUT Kabupaten Bangka Barat ke 20 “Dengan Kebersamaan Kita Wujudkan Bangka Barat Maju Sejahtera dan Bermartabat”.

“Tema tersebut mendorong kita semua untuk bekerja sama melaksanakan pembangunan di segala bidang seperti para pendahulu sesuai dengan tugas dan kewenangan serta kemampuan guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang maju, sejahtera dan bermartabat,” kata dia.

Sementara itu Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, menyampaikan sambutan mewakili Bupati H. Sukirman yang mengatakan, usia 20 tahun Kabupaten Bangka Barat adalah perjalanan yang cukup panjang dan bukan hal yang singkat dan mudah.

Di awal masa kepemimpinan Sukirman dan Bong Ming, pasangan “Bersanding” ini terbentur dengan banyak masalah, salah satunya pandemi Covid – 19.

“Kita mengalami pemangkasan anggaran dari pusat, transfer anggaran yang berkurang sehampir 200 miliar. Hal ini bukanlah hal yang mudah dalam menghadapinya,” kata Bong Ming Ming.

Namun berkat dukungan DPRD Bangka Barat dan doa masyarakat, salah satu program pemerintah daerah yakni berobat gratis dapat direalisasikan.

Bong Ming Ming mengakui saat ini masih banyak hal-hal yang belum difasilitasi, seperti perbaikan jalan dan lain-lain, karena keterbatasan anggaran yang masih dihantui defisit.

“Namun bukan berarti berarti kita berhenti untuk membangun daerah yang kita cintai ini. Alhamdulillah, kerja sama dengan DPRD selama 2 tahun terakhir ini kita masih bisa melakukan banyak hal di tengah keterbatasan anggaran,” kata Bong Ming Ming.

Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Babel, Yunan Helmi, membacakan sambutan Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Dia mengatakan, Kabupaten Bangka Barat diusianya yang ke-20 tahun telah mengalami banyak kemajuan di berbagai bidang, di antaranya peningkatan jumlah sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan dan fasilitas masyarakat lainnya.

“Saya yakin dengan dukungan seluruh komponen masyarakat dengan asas kebersamaan dan sinergisitas, pembangunan akan terus berjalan dengan lancar,” ucap Yunan.

Penjabat Gubernur berharap agar semua elemen penyelenggara pemerintahan selalu belajar dan mempersiapkan diri untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan skala besar bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat.

“Dengan perencanaan pembangunan secara komprehensif dan memiliki kurikulum tahapan pembangunan, dengan senantiasa membangun komitmen tinggi dalam mencapai target yang telah ditetapkan secara bermutu dan akuntabel,” cetus dia. (Adv)