oleh

Kades Lumut Warning Keras Penambang Dekat Jembatan

BANGKA — Pemerintah Desa Lumut, Kecamatan Belinyu, menertibkan sedikitnya 10 penambang liar jenis Rajuk Sebu yang menambang timah dekat dari jembatan, Rabu (04/11) malam.

Jika tidak segera ditindak, ditakutkan aktivitas tersebut dapat merusak fasilitas umum, yaitu jembatan dan aliran sungai.

Kepala Desa Lumut, Dicky Julianto, membenarkan adanya penertiban tersebut. Menurutnya, selain ditertibkan, pihaknya juga memberi himbauan keras kepada para penambang yang sudah bekerja selama beberapa hari.

” Iya, kami ada menertibkan pekerja TI. Mereka bekerja dibawah jembatan Lumut, baru 3 malam mereka bekerja, dan masih kita beri peringatan saja Pak,” kata Dicky, Rabu malam.

Lanjut Dicky, upaya penertiban ini dilakukan agar fasilitas umum seperti jembatan dan aliran sungai tidak rusak akibat ulah para penambang tersebut, yang hanya berjarak 10 meter dari jembatan.

” Fasilitas umum dan sungai yang pernah normalisasi, mereka bekerja 10 meter dari jembatan,” jelasnya.

Masih kata Dicky, mayoritas penambang juga bukanlah merupakan warga Desa Lumut, melainkan warga Desa lain.

” Desa tetangga,” cetusnya.

Pada penertiban tersebut disaksikan juga oleh pihak Kepolisian, yaitu Bhabinkamtibmas Desa Lumut, anggota Satpol PP, Kadus setempat, FKPM dan masyarakat sekitar. (Randhu)

Komentar

Tinggalkan Balasan