oleh

Kaling Sidodadi Tersinggung, LPK – RI Survey Tanpa Koordinasi

Purwanto (tengah) Kaling Sidodadi, Kelurahan Sri Menanti, di Kantor Berita Media Siber KABARBANGKA.COM

BANGKA — Kepala Lingkungan Sidodadi, Purwanto menyatakan, dirinya tidak mengetahui kedatangan oknum yang mengatasnamakan Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK – RI) Pengurus Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke rumah Mj, tempat dimana produk jamu yang dijual SL di simpan.

Menurut Purwanto, dirinya baru mengetahui kedatangan LPK – RI ke tempat Mj dan SL, setelah dihubungi Lurah Sri Menanti, Ramzi.

“Saya baru tahu kabarnya dari Pak Lurah, bahwa ada warga saya yang kabarnya diduga di peras oleh oknum LPK – RI, terkait produk jamu yang dijualnya” ungkap Purwanto di Kantor Media Siber KABARBANGKA.COM, Selasa (15/01/2019) malam, seizin Lurah Sri Menanti, Ramzi.

Purwanto menyesalkan, oknum yang mengaku dari LPK – RI itu tidak berkoordinasi dengan pihaknya sebagai perangkat kelurahan, sebelum melakukan survey atau sidak produk jamu yang dijual SL.

“Sebagai Kaling Sidodadi saya pribadi tersinggung, LPK RI datang ke tempat warga saya tanpa koordinasi dengan kami selaku perangkat Kelurahan. Seharusnya kalau mau datang, koordinasi dulu lah dengan kami, bila perlu kami antar ke tempat yang dituju” imbuhnya.

Jangankan dirinya sebagai Kaling, menurut Purwanto, Ketua RT 03 Lingkungan Sidodadi, Jumbadi, juga tidak mengetahui kedatangan oknum LPK – RI ke rumah Mj, warganya tersebut.

Jangankan saya, Ketua RT o3 Pak Jumbadi pun tidak tahu. Padahal rumah Mj itu tidak jauh dari Pak Jumbadi” katanya.

Kepada oknum LPK – RI atau lembaga manapun yang akan melakukan survey atau pengawasan terhadap kegiatan usaha warganya, diharapkan dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan dirinya selaku Kaling atau Ketua RT setempat.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Sri Menanti, Ramzi, juga manyatakan hal serupa. Bahwa tidak ada pemberitahuan secara lisan maupun tertulis dari LPK – RI, terkait kegiatan lembaga tersebut di Kelurahan Sri Menanti.

“Seingat saya tidak ada pemberitahuan dari LPK RI, secara lisan maupun surat resmi ke Kelurahan Sri Menanti” ungkap Ramzi via Aplikasi WhatsApps Messenger, Selasa malam.

Ramzi menghimbau kepada warganya, jika ada oknum dari organisasi atau kelompok tertentu yang mendatangi untuk mendata ataupun lainnya, agar melaporkan kepada perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas atau Babinsa.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kelurahan Sri Menanti, jika ada individu maupun organisasi / kelompok yang mendatangi untuk mendata ataupun lainnya, apabila ada hal- hal yang meragukan atau kurang dipahami untuk dapat bertanya, melaporkan ke RT, Kaling, Kelurahan atau Babinkantibmas / Babinsa” demikian Ramzi. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed