oleh

Kapolda Babel Minta Pilkada tidak Membuat Masyarakat Terkoyak dan Terpecah – belah

BANGKA BARAT — Polda Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan antisipasi untuk mengamankan perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak di empat kabupaten di Provinsi Bangka Belitung pada bulan September 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat saat kunjungan kerjanya di Polsek Muntok, Kamis ( 12/3/2020 ) sore.

” Saya kira sudah dibentuk Satgas-nya sudah ada, ada Satgas Nusantara dipimpin Pak Wakapolda, sudah mulai berjalan, di Polres juga sudah mulai dilaksanakan kita membina masyarakat agar tidak mudah terprovokasi tidak mudah dibentur – benturkan pada hal – hal yang tidak perlu,” ujar Kapolda.

Dia menegaskan, Pilkada merupakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin yang seharusnya tidak membuat masyarakat menjadi terpecah – belah dan terkoyak – koyak.

Anang menekankan, agar setelah Pilkada berakhir, semua dinamika dan gejolak yang mungkin timbul di masyarakat juga akan berakhir pula.

” Pilkada ini adalah memilih pemimpin, tapi tidak harus memecah belah masyarakat, selesai Pilkada selesai semua, tidak berarti kita terkoyak – koyak dan bermusuhan,” tukasnya.

Dia juga melihat, potensi isu SARA pasti ada pada tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 ini, namun semua harus dapat diredam dengan baik agar hal itu tidak sampai terjadi. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan