oleh

Kapolda Pastikan Tidak Ada Tambang Di HL Kuruk

BANGKA TENGAH — Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Drs. Istiono memastikan tidak ada lagi penambangan Ilegal di kawasan Hutan Lindung Kuruk, Kecamatan Lubuk Besar. Hal itu disampaikan Kapolda, usai bersilaturahmi dengan warga Lubuk Besar, dalam rangka Safari Kamtibmas.

“Setelah kamarin kita datang bersama TNI untuk melakukan penertiban di sana, dan dipastikan tidak ada lagi penambangan di Hutan Lindung Kuruk. Pada prinsipnya, kami melarang dan menindak dengan tegas adanya penambangan liar di Hutan Lindung. Harapannya, setelah didatangin kemarin, tidak ada lagi yang melakukan penambangan. Tapi kalau tambang di luar Hutan Lindung dan mempunyai izin resmi, kita dukung. Karena itu sudah pekerjaan masyarakat secara mayoritas,” tuturnya, Kamis (11/04/2019).

Disinggung adanya dugaan keterlibatan oknum yang melakukan penambangan di Hutan Lindung? Ia mengatakan, jika ada oknum atau dari instansi lain yang terlibat akan ditindak tegas.

“Akan kita indentifikasi. Kalau ada oknum yang terlibat dan akan kita tindak tegas secara internal, baik oknum Polri maupun Instansi lain akan di Warning, agar tidak melakukan penambangan lagi di kawasan Hutan Lindung,” tegasnya.

Menyikapi potensi terjadinya konflik akibat pertambangan liar di Hutan Lindung Kuruk, Kapolda mengatakan akan menindak tegas pertambangan di Hutan Lindung.

“Saya sudah warning Hutan Lindung kita untuk dilindungi. Ujung – ujungnya untuk siapa? Untuk masyarakat juga. Kalau Hutan Lindung dirambah, nantinya akan timbul bencana, kasihan masyarakat juga. Memang hutan – hutan di sini limpahan dari Sumatera Selatan, tapi ini tugas DPRD dan Pemerintah Daerah untuk menzonasi ulang, jangan dijadikan alasan dan lain -lainnya. Sementara pedomannya yang ada dulu, dimana titiknya? Intinya TNI dan Polri tidak ragu – ragu lagi menindak penambangan liar di Hutan Lindung,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan