oleh

Kapolda : Refresif Adalah Tindakan Terakhir

 15 total views

BANGKA — Kapolda Babel Brigjen Drs. Istiono, MH melakukan Safari Ramadhan di Masjid Agung Sungailiat Kabupaten Bangka, Rabu (22/5/2019). Kedatangan Kapolda beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Bangka, Kapolres Bangka,TNI, Tokoh Agama, dan Masyarakat sekitar Sungailiat.

Dalam sambutannya, Kapolda Babel menyampaikan tujuan dari Safari Ramadhan ini adalah untuk mempererat tali silaturrahmi, dan ingin mendengar langsung apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat di Sungailiat, karena tugas pokok polisi ini adalah menjaga keamanan.

“Paradigma polisi pada era demokratisi ini adalah, yang pertama polisi itu harus mengedepankan tindakan komunikasi terhadap masyarakat. Polisi yang patuh akan Hukum dan HAM, harus silaturrahmi mendatangi masyarakat. Tindakan referensif adalah tindakan terakhir bila benar-benar sudah mengancam masyarakat, mencuri, membunuh, itu harus ditindak, tidak ada konpromi lagi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, polisi juga dituntut untuk menjadi polisi yang eklosof, polisi yang peduli terhadap masalah ekonomi, masalah sosial dan masalah budaya. Seperti menjelang Ramadhan ini polisi dengan Satgas Pangan ikut mengecek, mengendalikan harga pangan kebutuhan pokok masyarakat, supaya masyarakat tidak kekurangan, supaya masyarakat juga tidak dimainkan harganya menjadi mahal.

“Di moment bulan Ramadhan ini, Polda Babel sudah melakukukan cek harga pasar, kemudian juga melakukan operasi penyakit masyarakat, operasi narkoba, serta minum-minuman keras,” kata Dia.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Babel itu menghimbau masyarakat untuk tidak ikut dalam aksi Unras di Jakarta, karena tidak ada gunanya. (Sho/Mg)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed