oleh

Kapolres Babar : Tingkat Keamanan Rutan Muntok Perlu Dievaluasi

BANGKA BARAT — Adanya dua orang narapidana, Satria Nurwega alias Kojek, dan Suhendra alias Jakai, yang melarikan diri dari Rutan Kelas IIB Muntok pada Selasa ( 30/3 ) lalu, menjadi perhatian Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah.

Kapores sangat menyayangkan kejadian tersebut. Dia menilai, tingkat keamanan Rutan perlu dievaluasi.

” Lapas kelas IIB ini kan sudah lama jadi memang harus perlu di evaluasi tentang tingkat keamanannya karena memang gedung dan bangunannya sudah lama, itu juga harus menjadi perhatian pemerintah. Mungkin merenovasi atau membuat di lokasi yang baru biar lebih aman,” ujar Fedriansah kepada awak media di Mako Polres Bangka Barat, Kamis ( 1/4 ) siang.

Menurut Kapolres, plafon Rutan bisa dijebol para napi yang kabur tersebut karena keadaannya sudah tidak terlalu kokoh lagi.

Pihak Polres hingga kini masih terus melakukan pencarian dengan menurunkan Unit Opsnal. Kendati sudah mengincar satu lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian kedua napi, namun kata Fedriansah pihaknya masih meraba – raba.

” Kita langsung berkoordinasi dengan Kalapas kita turun kan unit opsnal kita untuk membackup pencarian. Masih kita raba – raba ya, masih kita dalami ya mudah – mudahan ini bisa segera terungkap,” ujarnya.

Dijelaskannya, Suhendra alias Jakai, warga Kecamatan Muntok merupakan narapidana kasus narkoba yang divonis 7 tahun penjara, sedangkan Satria Nurwega alias Kojek, warga Kecamatan Jebus adalah narapidana kasus pencurian, diganjar 2 tahun.

Pihaknya meyakini kedua napi tersebut belum keluar dari wilayah Pulau Bangka. Informasi, foto berikut ciri – ciri Satria Nurwega dan Suhendra telah disebar luaskan. Dia juga mengharapkan bantuan dari masyarakat agar dua napi tersebut cepat ditemukan.

” Kita sudah sebarkan informasi terkait napi yang melarikan diri ini baik gambar maupun ciri – ciri dari napi ini ke seluruh jajaran, ke Polda sudah kita informasikan. Kita juga minta bantuan masyarakat apabila ada pendatang di wilayahnya yang tidak biasa dan mencurigakan segera lapor kepada aparat terdekat, khususnya polisi terdekat,” pungkasnya. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan