oleh

Kasim Mengaku Sudah Penuhi Panggilan Syarli

BANGKA — Kasim, sosok yang dianggap sebagai pihak pendukung terhadap aktivitas penambangan diduga tanpa izin di perairan pantai Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, akhirnya buka suara.

Untuk diketahui, Kasim adalah Ketua RT 09 Dusun Mengkubung. Dia mengaku sudah memenuhi panggilan Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah.

Hal itu diutarakannya ketika diwawancarai kabarbangka.com, Selasa (26/01) malam, di Dusun Mengkubung. Dia mengaku sudah datang ke Rumah Dinas Camat Belinyu pada beberapa hari lalu.

” Saya sudah pergi ke rumahnya, malam Minggu kemarin saya ke Rumdin. Kata pembantunya, gak ada dia (Camat Belinyu) sedang pengajian. Lalu saya datang lagi, sampai saya tunggu di teras rumah sendiri, gak ada juga,” Ungkap Kasim.

Selain itu bebernya, tidak menampik dirinya adalah sebagai pihak pendukung atas aktivitas itu. Namun kata dia, semua atas dasar warga Dusun Mengkubung.

” Iya betul, saya dukung besar itu,” Ucapnya.

Kasim melanjutkan, dia menyadari aktivitas yang sedang berjalan saat ini tanpa izin. Namun dia berharap kepada para petinggi daerah, untuk membantu melegalkan aktivitas itu.

” Jadi saya berfikir bagaimana majunya? Saya ini sudah berjuang, minta tolong bantu Pak Kades, biar (penambangan) Mengkubung ini legal. Kayak mana bagusnya? Jangan kita dikejar-kejar orang,” Kata dia.

Sebut Bos Bagai Tuhan Kedua

Masih kata Kasim, keberaniannya dalam hal ini atas dasar warga, dan didukung oleh salah satu Bos yang tidak ingin dia sebutkan namanya.

” Kalau ngomong backup itu dak tau, itu urusan Bos. Kalau kata Bos jalan, kita jalan. Kata Pak Camat stop, Kata Pak Kapolsek stop, kata Bos jalan, ya kita jalan. Tidak bisa saya beberkan siapa Bos yang saya maksud, itu rahasia kita. Allhamdulillah, tadi kalau ngomong kasar, ya, ini lah Tuhan kami yang kedua, yang bisa memberi kami jalan di pantai,” Jelasnya.

Hingga saat ini, aktivitas tersebut belum ada legalitasnya, pihak keamanan pun belum bisa memberikan jawaban akan hal ini kecuali penjelasan dari Bupati Bangka Mulkan yang mendukung aktivitas itu ditertibkan. (Randhu)

News Feed