HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Kasus Korupsi PT. BPRS Muntok Seret 3 Tersangka Baru

×

Kasus Korupsi PT. BPRS Muntok Seret 3 Tersangka Baru

Sebarkan artikel ini

* Camat dan Mantan Camat Dipanggil Kejari Babar

BANGKA BARAT — Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Bangka Barat telah menetapkan 3 orang tersangka baru kasus korupsi PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah ( BPRS ) Babel Cabang Muntok.

Ketiga tersangka merupakan karyawan PT. BPRS Babel Cabang Muntok. Mereka adalah RS, JR dan IF.

RS memegang jabatan sebagai Kabag Marketing, sedangkan JR dan IF merupakan Admin Legal di PT. BPRS Babel Cabang Muntok.

Terkait hal tersebut, Tim Jaksa Penyidik Kejari Bangka Barat melakukan pemeriksaan saksi para camat dan mantan camat di Ruang Pemeriksaan Pidsus pada Jum’at ( 27/8 ).

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Helena Octavianne mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan guna melengkapi berkas perkara atas nama tiga tersangka, RS, JR, dan IF.

Ketiga tersangka diduga memiliki peran dalam tindak pidana yang dilakukan mantan Kepala Cabang PT. BPRS Babel Cabang Muntok, KH dan rekannya MT.

” Berdasarkan pada fakta – fakta yang terungkap dalam persidangan sebelumnya bahwa, 3 orang tersangka lainnya tersebut memiliki peranan dalam melakukan tindak pidana, sebagaimana yang dilakukan oleh terpidana KH dan MT yang sudah memperoleh kekuatan hukum tetap (incraht) dari pengadilan,” jelas Helena.

Helena memaparkan, pemeriksaan tersebut dilakukan dalam perkara Tipikor Program Kegiatan Fasilitasi Sarana dan Alat Bantu Ikan antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dengan PT. BPRS Babel Cabang Muntok tahun 2012 – 2015 dan praktik penyaluran pembiayaan yang melanggar prinsip kehati-hatian di PT. BPRS Babel Cabang Muntok sejak tahun 2016 – 2018.

” Ini pengembangan dari penyidikan sebelumnya, yang mana pada proses penyidikan lanjutan kali ini Tim Jaksa Penyidik telah menetapkan 3 tersangka lainnya tersebut,” ujarnya.

Menurut Helena, pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas perkara 3 tersangka sehingga dapat segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Apabila telah dinyatakan lengkap maka segera akan dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti untuk selanjutnya dapat dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pangkalpinang.

” Kita berharap dengan dilakukannya pemeriksaan tersebut pemeriksaan untuk pembuktian terhadap 3 tersangka dapat dilakukan secara lancar dan mudah, sehingga dalam pembuktian tidak mengalami kendala yang berarti,” tutupnya. ( SK )