oleh

Kecamatan Girimaya Gelar FGD, Terkait Penolakan Rencana Pembangunan Tempat Ibadah

PANGKALPINANG — Kecamatan Girimaya gelar Forum Grup Diskusi, terkait dengan adanya rencana pembangunan tempat ibadah Gereja Kalam Kudus yang berada di Kelurahan Sriwijaya, mendapat penolakan keras oleh warga sekitar.

Kegiatan tersebut diadakan untuk menyelesaikan dan mengambil keputusan bersama dalam permasalahan yang terjadi. Selasa (26/11/2019), di Kantor Camat Girimaya.

Camat Girimaya, Saiful Akbari sebagai fasilitator FGD, berharap dengan adanya diskusi ini, sebagai upaya dalam mencari solusi agar tidak menimbulkan dampak sosial di masyarakat itu sendiri.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra, Suparyono yang mewakili Walikota Pangkalpinang mengatakan apapun keputusan yang diambil adalah keputusan bersama dan demi kebaikan bersama.

“Hadirnya kita disini agar membawa dampak yang positif, apapun keputusan yang diambil adalah keputusan bersama, tidak ada yang dimenangkan dan tidak ada yang dikalahkan, semua demi kebaikan bersama,” ungkap Suparyono.

Selain itu, Kapolsek Bukit Intan AKP M. Adi Putra, SH, MH, juga menyampaikan bahwa pihak Kalam Kudus baru berencana mendirikan dan belum memenuhi persyaratan dalam rencana pembangunan tempat ibadah tersebut.

“Ini semua harus diluruskan jangan sampai kita terprovokasi, semua ada aturan. Dan untuk mendirikan tempat ibadah harus ada 3 syarat yaitu administrasi, teknis dan khusus. Ini baru rencana dan pihak Kalam Kudus sudah mengerti,” ucap Adi Putra.

Kapolsek Bukit Intan ini, juga berharap kepada masyarakat, untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi dalam permasalahan tersebut .

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Girimaya, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kapolsek Bukit Intan, Kodim, Pengurus Kalam Kudus, Kementerian Agama, MUI, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (Mg/1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed