oleh

KEK Pariwisata Tunggu Peraturan Pemerintah

BANGKA — Bupati Bangka MulkanSH.MH mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Kabupaten Bangka, hingga kini masih menunggu Peraturan Pemerintah untuk merealisasikannya.

Pernyataan tersebut dikatakan Mulkan usai meresmikan Kelenteng Kongmio Lintang Amal Utama, yang didirikan Yayasan Amal Kebajikan Kamis (14/2/2019) di Dusun Sigambir, Desa Pemali, Kecamatan Pemali.

“Mengenai Kawasan Ekonomi Khusus wisata kita masih menunggu Peraturan Pemerintah tersebut keluar,” kata Mulkan.

Dia menuturkan, terkait objek wisata masih berbenturan dengan Izin Usaha Pertambangan milik PT. Timah. Setelah ada Memorandum of Understanding (MoU) antara pemilik IUP dan pengembang, Peraturan Pemerintah dimaksud akan keluar.

“Salah satu masalah yang belum selesai yakni objek wisata kita yang berbenturan dengan Izin Usaha Penambangan milik PT. Timah. Jika sudah ditandatangani MoU antara pemilik IUP dan Pengembang, baru Peraturan Pemerintah akan keluar,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pemilihan Provinsi Bangka Belitung, Ir. Rudianto Tjen yang turut hadir pada acara peresmian Kelenteng tersebut mengatakan, harus ada kesepakatan terlebih dahulu terkait pemilik IUP dan pengembang.

“Masalah Kawasan Ekonomi Khusus Wisata sampai hari ini masih menunggu Peraturan Pemerintah keluar. Yang mana peraturan tersebut belum dikeluarkan, karena masih terganjal dengan Izin Usaha Penambangan milik PT. Timah,” katanya. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed