oleh

Kelurahan Terbersih Bendera Kuning, Kelurahan Terjorok Bendera Hitam

PANGKALPINANG — Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil, mengatakan perlombaan Kelurahan Terbersih dan Terjorok yang dicanangkan semakin menunjukkan kegeliatan dalam menjadi Kelurahan yang terbersih.

“Alhamdulillah, dengan adanya perlombaan kelurahan terbersih dan terjorok, menjadi menggeliat di masing – masing kelurahan. Serta ketakutan menjadi kelurahan terjorok,” ungkap pria yang akrab disapa Molen itu, pada Rabu (30/10/2019).

Molen mengajak masyarakat Kota Pangkalpinang, untuk bersama – sama bergotong royong dalam menjaga kelestarian, keindahan, kenyamanan, keasrian, lingkungan kita masing-masing.

“Dengan adanya Bulan Bakti Gotong Royong ini, bisa menambahkan semangat masyarakat untuk menjaga lingkungan,” kata Molen.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini juga mengatakan, fenomena yang timbul adalah Dinas Lingkungan Hidup menjadi kerepotan. Kerepotan, karena dihubungi masing – masing Lurah, untuk meminta sarana prasarana pendukung untuk mereka membersihkan.

“Justru mereka kerepotan, tiap hari Jum’at mereka selalu dihubungi untuk meminta prasarana pendukung dalam kerja bakti bersama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, ganjaran untuk kelurahan terjorok yang nantinya akan mendapatkan bendera warna hitam. Sementara Kelurahan yang dinilai bersih, akan mendapatkan bendera berwarna kuning. Kedua bendera akan dipasang selama enam bulan.

“Bendera bersih warna kuning, kalau untuk terjorok bendera warna hitam. Ini pukulan telak bagi masyarakat di situ, kalau dia yang terjorok tadi,” imbuhnya.

Walikota Pangkalpinang ini juga berharap, Kota Pangkalpinang untuk kedepan bisa mendapatkan Piala Adipura, dengan menjaga lingkungannya masing – masing. (Mg/1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed