oleh

Kemendikbud Ristek Verivikasi Tari Tigel

 47 total views

BANGKA SELATAN — Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Siset dan Tekhnologi, didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, melakukan verifikasi Warisan Budaya Tak Benda Nasional di Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada Rabu (23/6/21).

Tim verifikasi yang dari Kemendikbud Ristek dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan ini, mengali berbagai informasi dari berbagai sumber tentang Tari Tigel, yang merupakan sebuah tarian lama yang sudah menjadi seni tradisi yang turun temurun dilestarikan di Desa Rajik, sebagai tari yang dikenal berbau mistis.

Sumardoni, salah satu pengiat budaya di Desa Rajik mengungapkan bahwa Tari Tigel diambil dari bahasa sekak yang artinya segala hal yang bersifat negatif dan tari ini mengandung unsur mistis diprosesnya. Tari Tigel ini sendiri diambil dari bahasa sekak yang artinya penipu, pemabuk, dan segala hal yang bersifat negative.

“Keyakinan orang-orang terdahulu bahwa orang yang pernah singgah atau belajar dari sekak pasti memiliki sihir dan kekuatan gaib, oleh sebab itu tari ini mengandung unsur mistis diprosesnya dan menurutnya tari ini juga atas kebiasaan para lanon atau perompak dulu yang melakukan pesta dan hiburan pada saat tertentu,” kata dia.

Sementara Kepala Bidang Kebudayaaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Sopian, yang mengawal langsung proses verifikasi mengatakan, budaya adalah salah satu instrumen penting dalam kehidupan. Meski era modernisasi dan teknologi yang semakin maju, budaya tetap menjadi benteng terakhir merawat nilai warisan leluhur.

“Tari Tigel ini patut untuk diajukan sebagai warisan budaya tak benda nasional di Kabupaten Bangka Selatan, sebab ini adalah hal yang unik,” jelasnya.

Tim Verifikasi dari Kementrian Kemendikbud Ristek yang terdiri dari Aryudi Saputra, Shakti A Putra, dan Ari budhianto yang juga selaku Dosen Universitas Brawijaya Malang meyebutkan, untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional, akan dilakukan sidang khusus setelah berbagai persyaratan lengkap.

“Tari Tigel ini layak untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional lantaran usia dan pelestarianya hingga sekarang masih terpelihara,” kata dia. (Yusuf)

News Feed