oleh

Kenali Penyebab Dan Gejala DBD Sejak Dini

dr. Then Suyanti

BANGKA — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr. Then Suyanti menjelaskan, Penyakit Deman Berdarah Dengue yang disebabkan oleh virus Dengue, ditandai dengan demam tinggi yang berlangsung terus menerus selama dua hari atau lebih pada penderitanya. Secara umum, penyakit DBD ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.

“Kita harus tahu bahwa DBD ini disebabkan oleh virus Dengue tanda-tanda awalnya pasien mengalami demam tinggi secara mendadak selama dua hingga tujuh hari. Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus adalah nyamuk yang menularkan virus ini pada umumnya,” jelas Then Suyanti di ruang kerjanya, Rabu (16/01/2019)

Gejala DBD lainnya, lanjut Dia, selain mengalami demam tinggi, pasien akan mengalami gelisah, denyut nadi melemah, mimisan pada hidung, timbulnya bintik merah pada kulit, dan pasien akan mengalami muntah darah.

Untuk itu dirinya mengimbau agar masyakat dapat waspada, serta sebisa mungkin menghindari gigitan nyamuk secara langsung, serta segera membawa pasien DBD ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat, untuk dilakukan penanganan medis.

“Hindari gigitan nyamuk secara langsung, serta segera membawa pasien DBD kepada petugas medis, apablia terjadi gejala-gejala yang dicurigai sebagai gejala DBD” kata Dia.

Then Suyanti juga mengajak masyarakat untuk mencegah penyakit DBD, dengan menerapkan perilaku 4 M Plus. Yakni menguras, mengubur, menutup, memantau tempat yang potensial sebagai tempat nyamuk berkembang biak, serta menghindari gigitan nyamuk, menggunakan pemberantas nyamuk atau kelambu.

“Mari kita cegah DBD sejak dini, dengan menggunakan metode 4M Plus. Yaitu menguras tempat penampungan air minimal 1 minggu sekali, mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes, menutup tempat penampungan air supaya tidak dijadikan tempat perindukan nyamuk, memantau jentik secara rutin. Sedangkan Plus maksudnya adalah upaya – upaya tambahan seperti menghibdari gigitan nyamuk dengan mengunakan pemberantas nyamuk atau kelambu,” paparnya.

Then menjelaskan, upaya penerapan 4M Plus guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD, harus dilakukan secara rutin, minimal satu minggu sekali. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed