BANGKA SELATANHEADLINE

Ketua DPRD Basel Sidak Persiapan Gedung Wisma Karantina

×

Ketua DPRD Basel Sidak Persiapan Gedung Wisma Karantina

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Erwin Asmadi memastikan, Gedung Wisma Karantina Corona atau Covid-19 di Komplek Perkantoran dan Pemukimanan Terpadu Pemerintah Daerah Gunung Namak Toboali, besok sudah mulai bisa akses kembali.

” Dengan demikian, Gedung Diklat digunakan kembali tempat wisma karantina sebagi tempat isolasi bagi pasien terkonfirmasi positif virus corona kembali berjalan normal,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Erwin Asmadi kepada KabarBangka.com, Kamis (5/8/21).

Untuk memastikan kelanjutan dari operasional Wisma Karantina untuk tempat isolasi bagi pasien Covid-19 tersebut, politisi dari PDIP ini langsung memastikan kesiapan ketersediaan bed atau tempat tidur. Adapun total ada 15 kamar dengan 30 bed atau tempat tidur. 

” Dengan dibuka kembali Wisma Karantina, kita berharap pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah bisa dialihkan ke Wisma Karantina agar mendapat pemantauan secara maksimal,” tuturnya.

Erwin pun kembali mengajak warga Negeri Junjung Besaoh untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Sebab, Kabupaten Bangka Selatan PPKM level III virus Covid-19. 

” Dari kita hanya bisa mensosialisaikan dan mengingatkan. Kedisiplinan murni membutuhkan kesadaran masyarakat. Tak lupa, ucapan terima kasih kepada semua tenaga kesehatan dan TNI, Polri yang telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid meminta dinas terkait mampu menerjemahkan arahannya terkait penanganan Covid-19 di daerah itu yang terkesan kurang maksimal, khususnya dalam membuka kembali Wisma Karantina Covid-19 untuk masyarakat umum.

Hal ini disampaikan Riza di Ruang Paripurna DPRD Bangka Selatan usai Rapat Paripurna pengambilan keputusan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah  2021-2026 pada hari Senin (2/8/2021) lalu.

“Saya akan kejar dan tekan, karena teknisnya sudah saya perintahkan. Kendala ini sudah sampai ke telinga saya sehingga kami rapat khusus dengan Satgas Penanganan COVID-19 bahwa hal ini tidak bisa dibiarkan,” kata Riza dihadapan sejumlah wartawan.

Menurut Riza, kerasnya dia terhadap dinas terkait karena hal ini menyangkut nyawa orang lain. Selaku Bupati, dia akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah dinas terkait soal lambannya kinerja dalam penanganan pandemi Covid-19 di Bangka Selatan. (Yusuf)