HEADLINEPEMPROV BABEL

Komisi II Catat Persoalan PPI di Belitung dan Beltim

×

Komisi II Catat Persoalan PPI di Belitung dan Beltim

Sebarkan artikel ini

BELITUNG TIMUR — Untuk mendongkrak pontensi perekonomian daerah dari sektor perikanan dan kelauatan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Dipimpin oleh Adet Mastur selaku Ketua Komisi II, rombongan wakil rakyat itu menuju Jalan Lipat Kajang, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Jum’at (2/7), untuk melihat langsung aktivitas nelayan, serta kondisi sarana dan prasarana di PPI terbesar di Pulau Belitung tersebut.

Rombongan diterima oleh Paisal Hendi, S.Sos selaku pengelola bersama tiga orang Staf PPI Manggar lainnya. Dari peninjauan ini, Komisi II menemukan sejumlah kendala dan permasalahan dari kondisi sarana dan prasarana di PPI Manggar.

“Kita telah melihat dan mencatat sejumlah persoalan yang mendasar di PPI Manggar ini. Terutama dalam persoalan pelayanan terhadap aktivitas nelayan yang belum sepenuhnya optimal, karena jumlah staf yang sangat kurang. Hanya terdapat satu orang PNS yang melayani, serta tiga orang PHL. Jelas sekali sangat kurang dan tidak berimbang dengan jumlah nelayan dan kapal-kapal yang keluar masuk yang dilayani setiap harinya,” ungkap Adet Mastur.

Selain kekurangan petugas, lanjut Adet, ada banyak kendala lainnya yang ditemukan, di antaranya menyangkut pass untuk kapal-kapal yang belum selesai, pabrik es dan cold storage yang tidak tersedia, hingga kekurangan air bersih, kerusakan fasilitas penahan kapal, serta perlunya penyegaran sarpras yang lebih memadai dan berkualitas.

Menyikapi hal ini, Adet Mastur menyatakan Pulau Belitung sejatinya merupakan penyuplai ikan terbesar untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bahkan, sebagian suplai ikan di Pangkalpinang pun berasal dari sini.

“Kedepan sektor perikanan kita harus lebih fokus membangun, Belitung diharapkan dapat menjadi area perikanan secara tersentral. Untuk itu diperlukan pembentukan tim khusus di tingkat provinsi. Kami di DPRD akan membawa permasalahan ini ke dalam RKT Komisi II,” bebernya.

Sehari sebelumnya, Kamis (01/07), tim Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga melakukan peninjauan lapangan ke PPI Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, untuk melihat kondisi jetty yang oleh warga setempat dikeluhkan, karena kondisinya yang sudah rusak parah dan tidak dapat lagi berfungsi sempurna.

“Keinginan dari nelayan di sini adalah adanya pembangunan jetty. Hal ini dikarenakan aktivitas warga yang umumnya berprofesi sebagai nelayan, sangat bergantung pada pasang surutnya air laut,” kata Adet Mastur, setelah berdialog dengan sejumlah nelayan yang sedang berkativitas di sekitar PPI Desa Tanjung Binga.

Turut hadir dalam penijauan Wakil Ketua Komisi II, H. Erwandi A. Rani, Ariyanto, Edi Junaidi Foe, H. Mulyadi, Junaidi Rahman, dan Beliadi selaku anggota. (*)


Editor: Romlan
Sumber: Humas DPRD Babel