HEADLINEPEMPROV BABEL

Lahan Bekas Tambang Harus Dihijaukan

7
×

Lahan Bekas Tambang Harus Dihijaukan

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Puan Maharani, bersama Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamalludin, melakukan penanaman bibit pohon di lahan bekas tambang timah dekat Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Bangka Belitung. 

Puan Maharani mengatakan, penanaman pohon pasca tambang ini sangat perlu dilakukan, agar kemudian hari lahan bekas galian dapat dirasakan masyarakat lagi manfaatnya.

“Lahan bekas tambang ini harus dihijaukan dengan penanaman pohon-pohon bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (20/6).

Sementara Ridwan Djamalludin dalam sambutannya mengatakan, pihaknya merasa beruntung atas kehadiran Ketua DPR RI Puan Maharani. Menurutnya, melakukan penghijauan pasca tambang ini bukan hal yang mudah dilakukan.

“Hari ini sungguh beruntung dan berbahagia, kami kehadiran Ibu Ketua DPR RI yang sangat penting. Karena terus terang, melakukan kegiatan penghijauan di Bangka Belitung ini bukanlah suatu hal yang mudah, kami yakini memerlukan usaha bersama yang panjang untuk kita mencanangkan program ini,” bebernya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pada tahun lalu pendapatan negara bukan pajak dari sektor pertambangan mencapai 7 Triliunan. Kendati begitu industri pertambangan sering menjadi citra buruk, lantaran pasca tambang menyisakan lubang-lubang. Oleh karena itu dilakukan penanaman pohon, agar bisa berguna untuk generasi yang akan datang.

“Sebagaimana Ibu ketahui, sektor pertambangan ini masih menjadi tulang punggung kita. Pada tahun lalu PNBP capai 7 Triliun dengan investasi 4,5 Milyar dollar. Namun sekali lagi, industri ini sering dicitrakan buruk, karena kerusakan lingkungan yang masih masif,” jelasnya.

“Untukitu lah kita dengan penuh kesadaran memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada, namun kita tetap menjaga lingkungan demi kemaslahatan untuk generasi muda yang akan datang,” tutupnya. (Dika)