Lahan Reklamasi Luluh Lantah Di Hajar TI

HEADLINE166 Dilihat

Ada Yang Diperjualbelikan

BANGKA TENGAH — Pasca penambangan timah PT Koba Tin telah melakukan reklamasi di kawasan eks tambangnya. Namun lahan reklamasi tersebut saat ini luluh lantah akibat penambangan timah illegal, dan diduga diperjualbelikan oleh oknum masyarakat kepada pengusaha tertentu.

Menanggapi hal itu, Ahmad Fauza, perwakilan manajemen PT Koba Tin mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan sejumlah lahan reklamasi pasca tambang yang diduga dicaplok, dan diperjualbelikan oleh oknum warga.

“Sampai saat ini kita belum mendapat info, terkait adanya lahan reklamasi yang mencaplok dan diperjualbelikan oleh oknum warga, secepatnya akan kita cek kebenaran,” ujarnya, Jum’at (24/05/2019).

Lebih lanjut Dia mengatakan, PT Koba Tin memang sudah berhenti beroperasi sejak 2013 lalu. Namun pihak manajemen masih memiliki tanggung jawab pasca tambang yang harus diselesaikan, yaitu melakukan reklamasi. Bila di lapangan ada yang melakukan penjualan lahan reklamasi, itu tidak dibenarkan dan ilegal.

“Kami masih punya tanggung jawab reklamasi yang diperintahkan oleh pihak Kementerian ESDM. Kalau memang benar ada yang melakukan penjualan lahan di areal reklamasi milik PT Koba Tin, dengan alasan apapun itu tidak dibenarkan, ini jelas transaksi jual beli yang ilegal,” ujarnya, seraya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di lahan reklamasi.

“Kami menghimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di lahan yang sudah maupun akan di reklamasi oleh PT Koba Tin, apalagi menjual lahan tersebut,” ujarnya. (Yan)

Tinggalkan Balasan