oleh

Laskar Sekaban Pertanyakan Kabar SP3 Perkara Perambahan Hutan Lindung

 16 total views

M. Achin
Ketua LSM Laskar Sekaban

BANGKA — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Sekaban, M. Achin, mempertanyakan kebenaran kabar sudah dihentikannya penyidikan perkara dugaan perambahan kawasan Hutan Lindung di Dusun Pejem, Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Bangka Junaidi Surya alias Pit Jun.

Achin dikediamannya mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan bila benar pihak terkait sudah menghentikan atau menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), terhadap perkara dugaan perambahan kawasan Hutan Lindung tersebut.

Pasalnya, dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai III Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera telah menetapkan Junaidi Surya alias Pit Jun sebagai tersangka, dan Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga sudah terpasang plang penyitaan, dan luasan lahan yang dirambah sudah dihitung.

“Kalau memang positif di SP3 terhadap perkara itu, jelas kami sangat menyesalkan keputusan ini. Padahal pihak Gakkum LHK sudah menetapkan oknum anggota DPRD Kabupaten Bangka itu tersangka, dan tempatnya sudah disita” kata Achin, Senin (21/01/2019) petang.

Lanjut Achin, sebelumnya perkara penyerobotan hutan lindung ini sudah sering dipublikasikan diberbagai media massa nasional.

“Kasus ini dari pantauan saya, sudah sering dikabarkan melalui media nasional. Kalau dihentikan, kenapa yang bersangkutan ditetapkan tersangka?” kata Achin mempertanyakan.

Masih kata Achin, dalam waktu dekat Laskar Sekaban akan meminta Gubernur Bangka Belitung menyikapi perkara ini, serta akan menyurati pihak terkait dan akan memantau terus perkembangan kasus ini. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed