oleh

Lia Natalia Dibuat Resah Oleh Kabar Ini

BANGKA — Lia Natalia,pengusaha toko mebel di Sungailiat, dibuat resah oleh informasi kaburnya salah satu keluarga keluarga pasien diduga positif Covid-19 asal Bangka Selatan, yang meninggal belum lama ini.

Menurut informasi yang beredar, diduga salah satu keluarga pasien yang dalam status isolasi mandiri itu sedang berada di sekitar Sungailiat, dekat Toko Mebel miliknya.

“Saya mau meluruskan info yang beredar, tadi pagi ada dari puskesmas menanyakan ke kami apakah ada kaitan dengan pendeta yang meninggal karena positif Covid-19 kemarin. Kami tidak ada kaitan, kami tidak ada keluarga pendeta, kami ini marga Then,” ungkap Lia Natalia kepada sejumlah wartawan di Posko Bersama Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, pada Rabu (01/04/2020).

Pengusaha toko mebel itu mengatakan, dengan adanya berita dari grup WhatsApp tersebut membuat dirinya terganggu, dan merasa diasingkan oleh tetangganya.

“Saya merasa terganggu, bukannya meyebarkan yang benar. Saya merasa tidak nyaman, jangan sampai beredar isu yang hoax. Seharusnya kalau kami dari keluarga pendeta, di Toboali pasti mengisolasi kami,” ungkapnya.

Lia berharap kepada masyarakat, agar jangan mudah percaya dengan berita yang belum jelas sumbernya,sehingga membuat kepanikan.

“Setahu saya orang kemarin heboh, bahwa ada kabur anak pendeta. Saya harap teman medsos sebelum share, harus mengetahui kebenarannya, jangan nambah panik dan meresahkan warga di Bangka,” imbuhnya.

Hal itu juga membuat dirinya jadi bahan pertanyaan oleh tetangganya sendiri ,yang menganggap bahwa dirinya merupakan keluarga dari pendeta yang meninggal diduga positif Covid-19.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19, melalui juru bicara, Boy Yandra, membenarkan bahwa Lia Natalia bukan keluarga dari pendeta yang meninggal diduga positif Covid-19 tersebut, yang ada di Bangka Selatan.

“Jadi info itu sudah di cek Puskesmas, Toko Mebel tadi, bahwa tidak kenal dan bukan keluarga. Kami cari sumber pembuat berita itu, ada tiga berita yang menyebar tentang hal itu. Kami akan segera mendatangi Natalia dan mempertemukan dengan Kaling, Rt/Rw dan masyarakat. Dia (Natalia) datang ke Sungailiat sudah tiga hari dan memakai masker,” demikian Boy Yandra. (Sholihin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed