oleh

Limbah TI Cemari Pemandian Warga Beruas

BANGKA TENGAH — Warga Desa Beruas, Kecamatan Simpangkatis, Bangka Tengah, mengeluhkan Air Kerabak yang selama ini jadi tempat pemandian umum,kini jadi keruh dan berlumpur akibat limbah dari penambangan timah illegal yang beroperasi tidak jauh dari pemandian tersebut.

“Dengan sangat terpaksa kami semua harus mandi pakai air keruh ini. Gara – gara limbah ini kami nyuci baju bukan makin bersih, malahan baju menjadi kuning, dan habis mandi badan jadi gatal – gatal, karena di hulu ada aktivitas tambang dan limbahnya mencemari pemandian ini,” ujar salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan, Minggu (06/01/2019).

Adanya penambangan tersebut, selain membuat pemandian warga menjadi keruh, tetapi penambang tersebut juga menggunakan alat berat Excavator (PC). Kabarnya, alat berat yang disinyalir milik Dul, warga Desa Terak itu sudah beroperasi hampir dua bulan, dan diduga di bekingi oleh oknum tertentu.

Menanggapi kabar tersebut, Camat Simpang Katis, Roy Haris mengatakan, pihaknya bersama Pemdes setempat dan Satpol PP Bangka Tengah sudah mendatangi lokasi tambang illegal tersebut.

“Kita sudah mendatangi, dan oleh pihak desa telah menyepakati akan menyelesaikan permasalahan itu secara internal, selain itu pihak Satpol PP Bangka Tengah juga sudah turun,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada para penambang yang masih masih melakukan beraktivitas penambangan di Daerah Aliran Sungai (DAS) pemandian di Desa Beruas, untuk segera menghentikan aktivitasnya dan memperhatikan dampak dan akibatnya.

“Saya minta untuk segera menghentikan aktivitasnya, tolong diperhatikan dampak dan akibat yang dihasilkan dari akyivitas tersebut. Saya berharap agar selalu menjaga situasi kondisi di tengah – tengah masyarakat, dan kita harapkan aktivitas pertambangan tidak menggangu fasilitas umum,” pungkasnya. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed