oleh

Lokasi Ini Harus Steril

BANGKA TENGAH — Menindaklanjuti audensi spontan yang dilakukan warga Simpang Perlang, Kecamatan Koba, terkait masih adanya aktivitas penambangan Timah Ilegal di Kolong Kenari, Merbuk dan Pungguk kawasan tambang Eks PT Kobatin, Kepolisian Resort Bangka Tengah kembali melakukan penertiban aktivitas penambangan timah Rajuk Ilegal tersebut.

Di tengah guyuran hujan, tidak menghentikan Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo beserta jajarannya, untuk melakukan penertiban tambang timah ilegal tersebut.

“Berdasarkan audiensi sejumlah masyarakat hari ini di gedung serba guna, untuk itu kita merespons aspirasi masyarakat bahwa di kolong ini sering dilakukan penambangan liar oleh para penambang. Seluruh anggota di perintahkan untuk melakukan penertiban, dan meminta pemilik agar membongkar pontonnya sendiri. Piembongkaran akan ditunggu sampai dengan selesai. Kalau tidak selesai hari ini dilanjutkan besok, intinya lokasi ini harus steril,” ujarnya saat melakukan penertiban, Sabtu (10/04).

Dikatakan Kapolres, penertiban yang pihaknya lakukan merupakan komitmen dari kepolisian, yang langsung merespon permintaan warga, agar menertibkan aktivitas tambang ilegal di tiga kolong tersebut.

“Berbagai upaya sudah kita lakukan mulai dari himbauan, penertiban secara prevemtif, bahkan tindakan tegas secara hukum juga pernah di lakukan. Namun mereka ini tidak pernah jera menambang. Kami juga tidak akan bosan-bosannya melakukan penertiban serta penindakan, apabila masih melakukan penambangan ilegal di kawasan ini,” ujarnya.

AKBP Slamet Ady Purnomo juga menghimbau kepada masyarakat penambang, untuk tidak melakukan lagi penambangan timah di kawasan tersebut.

“Meminta kepada penambang, agar tidak lagi menambang di kawasan ini. Karena kawasan ini aset pemerintah daerah, dan akan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Sehingga kita harus menjaga situasi Kamtibmas di wilayah ini, dimana adanya kontra di masyarakat sekitar dengan adanya penambangan ini. Saya berharap tidak ada lagi penambangan dengan cara curi-curi kesempatan di malam hari, karena akan kita pantau terus,” pungkasnya. (Hari Yana)

News Feed