BANGKA SELATANHEADLINE

LSM Peduli Surati DPRD Basel

×

LSM Peduli Surati DPRD Basel

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN – Pemilik tungau pelimbangan rakyat mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Bangka Selatan untuk bisa menambang timah menggunakan ponton di pesisir pantai Jalan Damai dan Payak Ubi.

Melalui LSM Peduli Bangka Selatan, mereka mengajukan surat permohonan untuk dilakukan audiensi bersama DPRD Kabupaten Bangka Selatan. Yang mana, penambangan pasir timah tersebut, meminta selama 60 hari kerja sambil menunggu regulasi dan legalitas pontont tungau resmi.

“Kami yang mewakili pemilik tungau pelimbangan rakyat akan melakukan audensi atau dengar pendapat di Gedung DPRD Bangka Selatan,” ujar Sekretaris LSM Peduli Basel, Edi Ahmad kepada Kabarbangka.com, Kamis (07/10/21).

Edi sangat berharap agar kiranya dalam audensi di Gedung DPRD nanti, Bupati Bangka Selatan beserta jajaranya dapat memberikan diskresi kepada masyarakat penambang, agar dapat beraktifitas menambang atau melimbang timah yang menggunakan ponton tungau.

“Kami meminta juga, selama 60 hari kerja sambil menunggu regulasi dan legalitas ponton tungaw resmi, mengingat ekonomi rakyat pesisir semakin lama semakin sulit di masa pademi Covid-19 melanda,” tuturnya.

Pria berkacamata ini mengaku sudah menyampaikan surat resmi dari LSM-nya ke DPRD Bangka Selatan dengan harapan bisa dijadwalkan dengar pendapat guna menemukan solusi terbaik permasalahan tambang tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini tadi, surat resmi sudah kita serahkan dan diterima staf di DPRD Bangka Selatan. Semoga audensi dapat dihadiri Ketua DPRD, Bupati, Kepala Kejasaan, Kapolres dan Komandan Kodim Bangka Selatan,” tandasnya seraya memperlihatkan tanda bukti penerimaan surat. (Yusuf)