oleh

Manajemen PT THEP Juga Mangkir Dari Panggilan Dinas

PANGKALPINANG — Manejemen PT Tata Hamparan Eka Persada atau PT THEP, mangkir dari panggilan rapat bersama di Ruang Badan Musyawarah DPRD Provinsi Bangka Belitung, Selasa (23/2).

Seyogyanya, rapat bersama itu dalam rangka membahas aspirasi sejumlah karyawan PT THEP, yang merasa dirugikan oleh peraturan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Marudur Saragih, saat dimintai tanggapannya mengatakan, tindakan selanjutnya terhadap aspirasi yang disampaikan karyawan PT THEP, masih menunggu hasil pertemuan yang akan dijadwalkan kembali oleh Bamus DPRD Provinsi Babel.

“Tindakan selanjutnya, kita menunggu hasil pertemuan yang akan dijadwalkan ini dulu, baru kita nanti bisa memberikan masukan,” ungkap Marudur, usai menghadiri rapat bersama di Gedung DPRD Provinsi Bangka Belitung, Selasa siang.

Marudur Saragih menyatakan, dengan adanya persoalan antara karyawan dengan pihak manajemen PT THEP, situasi di Bangka Barat cukup baik dan kondusif.

“Untuk situasi saat ini, saya yakin baik, kondusif. Dan kita berharap, ini tanggung jawab kita bersama. Artinya, keamanan dan kepentingan ini yang memang harus kita jaga, supaya daerah kita tetap kondusif. Tadi sudah disampaikan pimpinan, untuk berkomitmen menjaga keamanan bersama,” kata dia.

Marudur tak menampik, bahwa karyawan PT THEP sudah menyampaikan persoalan tersebut sudah kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Dinas terkait di Pemkab Kabupaten Bangka Barat, lanjut Marudur, juga sudah memanggil manajemen PT THEP, namun lagi-lagi tidak hadir memenuhi panggilan dinas tersebut.

“Persoalan sudah disampaikan ke Bangka Barat, tapi kemarin, pihak Disnaker Bangka Barat sudah memanggil PT THEP juga, tapi tidak hadir. Oleh karena itu, kita buat pertemuan bersama. Sebenarnya tujuannya sama, yang penting mediasi ini bisa berjalan,” bebernya.

Redaksi masih mengupayakan konfirmasi kepada manajemen PT THEP. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut. (Romlan)

News Feed