oleh

Markus: Perempuan di Indonesia Masih Mengalami Kekerasan dan Perlakuan Diskriminatif

BANGKA BARAT — Jika Indonesia ingin maju, tentunya harus dibangun dengan memberdayakan perempuan. Hal itu sangat penting, karena melihat situasi dan kondisi perempuan di Indonesia yang masih mengalami kekerasan, perlakuan diskriminatif, dan lain – lain.

Bupati Bangka Barat, Markus, SH., mengatakan hal tersebut dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Ibu ke – 91 di Gedung Graha Aparatur, Pemkab Bangka Barat, Rabu ( 18/12/2019 ) sore.

” Untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah tersebut tentunya memerlukan berbagai upaya dan strategi, dengan melibatkan semua unsur masyarakat dan multistakeholder,” kata Markus.

Dia melanjutkan, upaya lain yang perlu dilakukan yaitu memaksimalkan peran laki – laki untuk mengkampanyekan gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan pencapaian kesetaran gender.

Upaya tersebut sering disebur ” He For She ” yang menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan mulai sekarang sampai akar rumput.

” Selain itu momentum peringatan ini merupakan kilas balik, awal kebangkitan perjuangan kaum ibu yang tidak dapat diabaikan begitu saja dalam upayanya menegakkan dan mengisi kemerdekaan, serta membangun bangsa secara menyeluruh sesuai dengan kodrat, harkat, martabat dan kemampuannya,” pungkasnya.

Peringatan Hari Ibu Kabupaten Bangka Barat berlangsung meriah. Di sela – sela acara diisi dengan kuis yang diikuti oleh segenap Kepala OPD, Staff Ahli Bupati dan Asisten Setda beserta para istrinya.

Selain itu, dilaksanakan juga penyerahan trophy Lomba Sayang Ibu ( LSI ) dengan para pemenang, juara pertama Desa Tuik Kecamatan Kelapa, juara kedua Desa Bakit Kecamatan, juara ketiga Desa Pelangas Kecamatan Simpang Teritip.

Dan untuk Lomba Kecamatan Sayang Ibu ( KSI ), juara pertama Kecamatan Jebus, juara kedua Kecamatan Kelapa dan juara ketiga Kecamatan Parittiga. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed