oleh

Masyarakat Diminta Waspadai Virus Corona Varian Baru

BANGKA BARAT — Satu per satu korban virus Corona berjatuhan di Bangka Barat. Hari ini, Rabu (7/7) pagi, Tim Satgas Covid kembali memakamkan satu jenazah pasien positif Covid – 19 di TPU Kebon Nanas, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Muntok.

Pasien berinisial Ny. KS ( 55 ), warga Dusun Pait Jaya, Desa Belo Laut, meninggal dunia tadi malam di RSUD Sejiran Setason.

Di hari yang sama, kasus kematian di Kecamatan Kelapa, juga bertambah satu orang atas nama Ny. MD ( 54 ).

Kepala Puskesmas Muntok, Harianto mengatakan, Ny. KS baru tiga hari dirawat di RSUD Sejiran Setason, namun kondisinya kesehatannya menurun dengan cepat. Almarhumah diketahui juga mengidap penyakit hipertensi.

Menurut dia, fenomena pandemi sekarang benar – benar harus diwaspadai. Kendati belum pasti, diperkirakan mutasi virus Corona varian baru sudah masuk ke Bangka Barat. Sebab, rata – rata pasien yang terkonfirmasi positif sekarang ini semuanya bergejala. Namun hal itu kata dia masih harus dikaji terlebih dahulu.

” Kepada masyarakat betul – betul penguatan APD 5M dimana pun berada, karena sepertinya mutasi virus sudah beralih ke daerah kita, rata – rata yang positif dan terkonfirmasi itu bergejala. Kalau dulu kita masih 80 persen tanpa gejala, namun sekarang yang terkonfirmasi adalah bergejala,” jelas Harianto usai pemakaman.

Bahkan kata dia, di RSUD Sejiran Setason saat ini terdapat 8 orang pasien Covid yang menggunakan oksigen dan 2 orang lagi mengalami pernafasan tidak stabil.

Sedangkan di Dusun VI Pait Jaya, sudah 2 pasien yang meninggal dunia dan 13 orang sudah terpapar. Harianto belum bisa memastikan apakah riwayat penularan berasal dari klaster pernikahan seperti kabar yang beredar di masyarakat.

” Klaster pernikahan masih dalam kajian kami tapi tampaknya penularan dalam satu RT ini luar biasa cepat. Nanti siang kami akan melakukan pengecekan kembali swab, PCR maupun antigen kepada keluarga yang kita makamkan ini,” tutup dia. ( SK )

News Feed