HEADLINEPERISTIWA

Mayat Tidak Utuh Itu Berasal dari Jambi

×

Mayat Tidak Utuh Itu Berasal dari Jambi

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Tim Gabungan Polair Polres Bangka Barat, Polsek Jebus serta TNI AL dibantu nelayan berhasil mengevakuasi dua jenazah yang ditemukan terapung di perairan Dusun Jebu Laut, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, Senin ( 21/3 ) siang.

Pantauan awak media di lapangan, setelah diangkat ke pantai, ternyata satu dari dua jenazah tersebut masih memiliki kepala, namun kondisi wajahnya tidak dapat dikenali lagi. Sedangkan jenazah lainnya sudah tidak utuh lagi.

Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya mengatakan, sebelumnya pada Minggu ( 20/3 ) pihaknya telah mendapat kabar dari Polairud Provinsi Jambi yang menginformasikan tentang tenggelamnya sebuah kapal boat bermuatan kelapa.

” Disitu adanya keadaan kapal yang pecah, awalnya itu tenggelam, katanya itu kan kapal bawa kelapa. Nah, minta tolong dicek ada nggak masyarakat nelayan yang menemukan kelapa dengan ciri – ciri bla bla bla, terus kita cek lah, ternyata ada di Sukal yang ditemukan kelapa itu,” terang Candra.

Menurut Candra, titik terakhir kapal bermuatan kelapa tersebut berdasarkan informasi dari Jambi diperkirakan berada di sekitar perairan Palembang. Namun sejauh ini kapal nahas tersebut belum ditemukan.

Diketahui kapal tersebut diawaki 4 orang, dua orang dinyatakan selamat namun dua lainnya dikabarkan hilang.

Candra mengatakan, kedua mayat tersebut sulit diidentifikasi karena sudah tidak utuh lagi. Beruntung terdapat ciri – ciri berupa tatto di punggung sebelah kiri salah satu mayat, sebagai petunjuk awal yang paling menonjol untuk dikonfirmasi ke pihak keluarga korban di Jambi.

” Terkait dengan penemuan tadi kita liat dari ciri – ciri tato di belakangnya itu tatto menara liberty itu kan punggung sebelah kiri itulah kita kirim ke Jambi. Ini kah orangnya? Ternyata, benar jenazah itu cuma memang kan tidak ada kepalanya lagi,” beber Candra.

Dikatakan Candra, malam ini pihak keluarga korban akan berangkat ke Muntok untuk membawa dua jenazah tersebut ke Jambi. Kasat Polair menegaskan, kejadian tersebut murni kecelakaan.

” Jenazah selanjutnya di bawa ke RSUD Sejiran Setason untuk divisum. Malam ini pun dari Jambi sudah meluncur kesini untuk dibawa lagi jenazahnya ke Jambi. Dari informasi yang kita dapat murni laka bocor boatnya itu,” tutup Candra. ( SK )